Enam Cabang Masuk Tiga Besar MTQ Nasional, Pati Sumbang Prestasi untuk Jateng

Abdul Rochim • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 08:52 WIB
Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengikuti tasyakuran MTQ Nasional. (HUMAS PATI)
Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengikuti tasyakuran MTQ Nasional. (HUMAS PATI)

RadarPati.JAWAPOS.COM – Kafilah asal Kabupaten Pati mencatatkan enam prestasi tiga besar dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 yang berlangsung di Semarang.

Capaian tersebut menjadi bagian dari kontribusi Pati dalam mengantarkan Jawa Tengah menempati posisi kedua terbaik pada ajang MTQ tingkat nasional.

Prestasi itu disampaikan Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra saat menghadiri Jateng Bersholawat dalam rangka tasyakuran MTQ Nasional XXXI di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Semarang, Rabu malam (23/9/2026).

“Alhamdulillah, MTQ Nasional bisa berjalan lancar. Kabupaten Pati juga turut menyumbangkan prestasi sehingga Jawa Tengah bisa berada di posisi kedua terbaik,” ujar Chandra.

Enam cabang yang berhasil ditembus kafilah Pati adalah Tilawah Remaja, Hifzil Qur’an 10 Juz, Hifzil Qur’an 20 Juz, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ), serta Musabaqah Syarhill Qur’an (MSQ) putra dan putri.

Pada cabang Tilawah Remaja, Muhammad Zahron Nasywa berhasil meraih predikat Terbaik 3.

Sementara Bagas Adhitama mencatatkan hasil lebih tinggi dengan menjadi Terbaik 2 pada cabang Hifzil Qur’an 10 Juz.

Prestasi berikutnya datang dari Athirotussalwa Himmatana yang meraih Terbaik 3 Hifzil Qur’an 20 Juz.

Kemudian Ja’far Shodiq Hibatullah juga menempati posisi Terbaik 3 pada cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ).

Dua capaian lainnya datang dari cabang MSQ. Tim putra yang diperkuat Dhia Ahlam Wijaya, Ahmad Zaki Attazi, dan Alief Fachriza Sulistyo berhasil menempati posisi ketiga tingkat nasional.

Sementara pada kategori MSQ putri, Durrotun Asyifa Baizurman juga berhasil menduduki urutan ketiga nasional.

Jadi Modal Pembinaan

Chandra menilai capaian para kafilah tersebut tidak hanya menjadi prestasi dalam ajang nasional, tetapi juga dapat menjadi motivasi untuk memperkuat pembinaan MTQ di Kabupaten Pati.

“Prestasi ini tentu menjadi motivasi untuk terus membina bibit-bibit unggul MTQ di Kabupaten Pati. Kita berharap capaian ini dapat menjadi pijakan untuk meraih prestasi yang lebih baik pada tahun-tahun mendatang,” kata Chandra.

Dia berharap pembinaan terhadap para peserta berprestasi tetap dilanjutkan setelah MTQ Nasional berakhir.

“Kami berharap pembinaan tidak berhenti setelah MTQ selesai. Anak-anak yang memiliki potensi perlu terus didampingi agar lahir generasi unggul yang mampu membawa nama Pati pada tingkat provinsi maupun nasional,” tuturnya.

Sementara itu, Jateng Bersholawat menjadi bagian dari rangkaian tasyakuran atas penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Jawa Tengah.

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Menebar Cahaya Al-Qur’an dalam Harmoni Menuju Indonesia Emas yang Berkeadaban”.

Gubernur Jawa Tengah dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya MTQ Nasional XXXI di Jawa Tengah.

“Saya atas nama Gubernur Jawa Tengah mengucapkan terima kasih bahwa MTQ yang ke-31 sukses. Kita semuanya menjadi saksi sejarah, termasuk saya sendiri bersyukur, saya menjadi saksi sejarah bahwa MTQ pernah berkibar di Jawa Tengah,” ujarnya.

Jateng Bersholawat menghadirkan mauidzoh hasanah oleh KH Anwar Zahid serta pimpinan sholawat Habib Ali Zaenal Abidin Assegaf bersama Majelis Azzahir dari Pekalongan.

Sekitar 10.000 jamaah mengikuti kegiatan tersebut. Acara juga dihadiri Wakil Gubernur Jawa Tengah, jajaran Forkopimda Provinsi Jawa Tengah, para kepala daerah kabupaten/kota se-Jawa Tengah, serta kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. (*)

Editor : Abdul Rochim
MTQ Nasional 2026 kafilah Pati prestasi Pati MTQ Nasional XXXI jawa tengah