MENJIJIKKAN! Ulat Hidup Ditemukan dalam Menu MBG SMK BTB Juwana Pati

Andre Faidhil Falah • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 17:59 WIB
JIJIK: Ulat menggeliat di menu MBG di SMK BTB Juwana. (TANGKAPAN LAYAR VIDEO)
JIJIK: Ulat menggeliat di menu MBG di SMK BTB Juwana. (TANGKAPAN LAYAR VIDEO)

PATI – Temuan ulat kembali terjadi dalam menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMK Bhina Tunas Bhakti (BTB) Juwana, Kabupaten Pati. Ulat ditemukan seorang siswa saat menyantap paket MBG yang dibagikan pada Kamis (24/9).

Temuan tersebut terekam dalam sebuah video yang kemudian beredar. Dalam rekaman itu terlihat ulat pada makanan, sementara seorang siswa tampak kaget dan menggelengkan kepala.

Pihak sekolah membenarkan kejadian tersebut. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Prestasi SMK BTB Juwana, Muhammad Nur Rohim, mengatakan ulat ditemukan pada buah matoa yang menjadi bagian dari paket MBG.

Baca Juga: Viral Video Ulat Menggeliat di Menu MBG Sekolah di Pati, Siswa Pilih Tak Makan

“Ya, itu berada di buahnya, buah matoa. Buah matoa itu kan biasanya kalau ada bagian yang agak rusak memang kerap ada ulat di dalamnya. Siswa yang sedang makan menemukan itu lalu melaporkannya kepada pihak guru,” ujar Nur Rohim.

Pada hari tersebut, paket MBG dari SPPG Karangrejo Juwana berisi nasi putih, ikan lele, tempe, sambal, serta buah matoa.

Setelah menerima laporan siswa, guru langsung meneruskan informasi tersebut kepada Person in Charge (PIC) atau pihak SPPG yang bertanggung jawab terhadap penyediaan makanan MBG.

Pihak sekolah bersama pengelola SPPG kemudian melakukan peninjauan dan klarifikasi mengenai temuan tersebut. Klarifikasi dilakukan secara tertulis maupun melalui pembahasan secara langsung.

Sekolah Minta SPPG Tingkatkan Pengawasan

Pihak sekolah berharap kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi bagi pengelola SPPG, terutama dalam pemeriksaan bahan makanan sebelum diolah dan didistribusikan kepada siswa.

Terlebih, Nur Rohim menyebut temuan ulat dalam menu MBG bukan kali pertama terjadi di SMK BTB Juwana. Sebelumnya, pihak sekolah juga pernah menemukan ulat dalam salah satu menu yang diterima siswa.

Menurut Nur Rohim, sekolah memiliki tanggung jawab untuk memastikan makanan yang diterima siswa tetap layak dan aman dikonsumsi. Karena itu, pengawasan dinilai perlu diperkuat sejak pemilihan bahan makanan hingga proses pengolahan dan distribusi.

“Harapan kami tentu tidak ada masalah seperti ini lagi. Kami bertanggung jawab kepada orang tua murid yang mempercayakan anak-anaknya di sekolah,” katanya.

Sekolah juga meminta kejadian serupa tidak kembali terulang. Kualitas makanan dinilai penting agar siswa tetap nyaman dan tidak kehilangan kepercayaan terhadap program MBG.

“Kami minta jangan sampai terulang lagi agar anak-anak tidak kapok atau ragu-ragu saat hendak menyantap makanan MBG,” pungkasnya. (adr)

 

Editor : Abdul Rochim
MBG Pati SMK BTB Juwana ulat menu MBG SPPG Karangrejo Juwana makanan bergizi gratis