Pemerintah Siapkan Lahan 500 M2 untuk Koperasi Nelayan Merah Putih di Puncel Pati, Ini Layanannya

Andre Faidhil Falah • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 11:33 WIB
BERSANDAR: Perahu nelayan di Desa Puncel, Dukuhseti berjejer di tepi pantai belum lama ini. (ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR PATI)
BERSANDAR: Perahu nelayan di Desa Puncel, Dukuhseti berjejer di tepi pantai belum lama ini. (ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR PATI)

PATI – Aktivitas nelayan di pesisir Kabupaten Pati bakal mendapat dukungan fasilitas baru.

Pemerintah menyiapkan lahan seluas 500 meter persegi di Desa Puncel, Kecamatan Dukuhseti, untuk mendukung program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Lokasi tersebut berada tidak jauh dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Puncel.

Posisi itu menjadi salah satu alasan kawasan tersebut diproyeksikan sebagai area penyangga berbagai kebutuhan nelayan sebelum maupun setelah melaut.

Baca Juga: Diduga Ada Titipan Mafia Peradilan, Aliansi Pati Bangkit Minta Tuntutan Sudewo Dianulir

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pati Hadi Santosa mengatakan, lahan yang disiapkan nantinya digunakan untuk sejumlah fasilitas pendukung.

Di antaranya gudang perbekalan, area perbengkelan, hingga gudang beku atau cold storage.

"Saat ini memang belum dibangun dan baru akan dimulai, namun rencananya sudah disiapkan matang untuk mendukung kelancaran nelayan yang hendak melaut," kata Hadi.

Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan membuat kebutuhan logistik nelayan lebih mudah diperoleh.

Terlebih, lokasi pembangunan berada berdekatan dengan kawasan aktivitas perikanan.

Program KNMP sendiri merupakan program yang diinisiasi pemerintah untuk memperkuat masyarakat pesisir sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Pengembangan fasilitas di sejumlah wilayah pesisir Pati menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor perikanan dari hulu hingga hilir.

Selain Puncel, Desa Banyutowo juga disiapkan dengan konsep pengembangan yang lebih luas.

Jika Puncel diarahkan sebagai penyangga logistik, Banyutowo diproyeksikan menjadi kawasan yang mendukung aktivitas ekonomi nelayan secara lebih terintegrasi.

Berbagai fasilitas direncanakan hadir di kawasan tersebut.

Mulai pabrik es, cold storage, tempat penyimpanan dan pelelangan ikan, hingga rumah singgah.

Tak berhenti pada fasilitas perikanan, kawasan Banyutowo juga akan dilengkapi sarana pendukung ekonomi.

Di antaranya layanan simpan pinjam, area pemasaran, pelatihan bagi pelaku usaha pengolahan ikan, serta warung-warung lokal.

Pengurus KDMP Banyutowo Wahyu Agus Setiawan menyambut positif rencana tersebut.

Menurutnya, konsep terintegrasi membuat pengembangan kawasan tidak hanya berorientasi pada aktivitas penangkapan ikan.

"Di Banyutowo dibangun fasilitas yang sangat lengkap dan terintegrasi. Ini sangat bagus karena pengembangannya tidak hanya fokus pada aktivitas menangkap ikan, tapi juga pengolahannya," ujarnya.

Saat ini, persiapan KNMP di Puncel dan Banyutowo masih terus dimatangkan.

 DKP Pati bersama pihak pengelola juga menyiapkan aspek perizinan serta skema pemanfaatan berbagai fasilitas yang nantinya tersedia.

Dengan konsep tersebut, Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan tidak sekadar menyediakan sarana bagi nelayan untuk melaut, tetapi juga memperkuat rantai distribusi, penyimpanan, hingga pengolahan hasil perikanan di pesisir Pati.(adr)

Editor : Abdul Rochim
nelayan Pati Kampung Nelayan Merah Putih DKP Pati Desa Puncel Banyutowo