DPRD Pati Minta Korban Keracunan MBG Ditangani Sampai Pulih

Abdul Rochim • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 16:11 WIB
Ketua Komisi D DPRD Pati teguh Bandang Waluyo. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)
Ketua Komisi D DPRD Pati teguh Bandang Waluyo. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)

PATI – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, mengapresiasi langkah cepat RSUD RAA Soewondo Pati dan Puskesmas Gembong dalam menangani ratusan siswa yang mengalami dugaan keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dugaan keracunan tersebut dialami siswa SMP Negeri 1 Gembong dan MTs Negeri 3 Pati pada Rabu (9/9/2026).

Sejumlah siswa mengalami keluhan kesehatan hingga harus mendapatkan penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan.

Baca Juga: Keracunan MBG 265 Korban, Pati Tetapkan KLB dan Evaluasi Total 172 Dapur

Bandang menilai respons cepat tenaga medis sangat penting mengingat jumlah siswa yang mengalami keluhan cukup banyak. Menurutnya, penanganan harus dilakukan secara cepat dan terkoordinasi untuk memastikan keselamatan para siswa.

“Kami mengapresiasi kinerja RSUD Soewondo dan Puskesmas Gembong yang telah memberikan penanganan kepada para siswa. Dalam kondisi seperti ini, yang paling utama adalah keselamatan dan kesehatan anak-anak,” ujarnya.

Minta Kondisi Siswa Terus Dipantau

Bandang meminta penanganan medis terhadap para siswa dilakukan secara maksimal hingga kondisi mereka benar-benar pulih.

Ia juga mendorong tenaga kesehatan untuk terus memantau perkembangan kondisi para siswa yang terdampak. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan tidak ada keluhan kesehatan lanjutan setelah siswa mendapatkan penanganan awal.

Selain penanganan medis, Bandang meminta Pemerintah Kabupaten Pati bersama dinas terkait melakukan evaluasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut.

“Jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali. Harus ada evaluasi, mulai dari proses penyediaan, pengolahan, distribusi hingga makanan tersebut diterima dan dikonsumsi oleh siswa,” katanya.

Keamanan Pangan MBG Harus Diperketat

Menurut Bandang, seluruh pihak yang terlibat dalam program MBG perlu memperketat penerapan standar keamanan dan kebersihan makanan.

Ia menilai program MBG memiliki tujuan positif untuk memenuhi kebutuhan gizi anak.

Karena itu, pelaksanaan program harus diiringi dengan pengawasan ketat terhadap aspek kesehatan dan keamanan pangan.

“Program MBG memiliki tujuan yang baik untuk memenuhi kebutuhan gizi anak, sehingga pelaksanaannya harus benar-benar memperhatikan faktor kesehatan dan keamanan pangan,” ujarnya.

Bandang berharap evaluasi menyeluruh dapat menjadi bahan perbaikan agar distribusi makanan dalam program MBG berjalan aman dan kejadian serupa tidak kembali terjadi di lingkungan sekolah. (*/him)

Editor : Abdul Rochim
keracunan MBG Pati SMPN 1 Gembong MTsN 3 Pati dprd pati teguh bandang waluyo