PATI – Demi memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap terjaga, Polresta Pati bersama Satpol PP setempat menggelar operasi pengamanan skala besar tadi malam.
Kegiatan ini secara khusus membidik potensi gangguan kerawanan malam. Mulai dari aksi tawuran, balap liar, hingga maraknya penggunaan knalpot brong.
Sebanyak 37 personel gabungan diterjunkan untuk menyisir sejumlah titik strategis.
Rute penyisiran mencakup jalan-jalan utama perkotaan, seperti Jl. A. Yani, Sunan Muria, AKBP Agil Kusumadya, P. Diponegoro, Dr. Wahidin, Pemuda, P. Sudirman, hingga kawasan Kolonel Sunandar.
Kabag Ops Kompol Dwi Atma Yofi Wirabrata menjelaskan bahwa langkah preventif ini adalah wujud nyata kehadiran aparat pelindung di tengah warga.
Alih-alih langsung melakukan penindakan, petugas lebih mengedepankan pendekatan humanis, dialogis, dan edukatif.
Pendekatan tersebut tampak jelas ketika tim menyambangi kawasan Alun-Alun Pati.
Mendapati sekelompok remaja yang sedang asyik berkumpul.
Aparat langsung memberikan imbauan.
Hal ini agar mereka tidak memicu keributan, menghindari aksi balap liar, dan selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
Selain ruang publik, pengawasan juga difokuskan pada sejumlah objek vital.
Area seperti Kantor DPRD Pati, GOR Pesantenan, serta kawasan perbankan (BRI, BCA, dan Bank Mandiri) tak luput dari pantauan.
Di lokasi-lokasi ini, petugas menitipkan pesan kewaspadaan kepada satuan pengamanan internal maupun warga sekitar.
Kompol Yofi menyadari bahwa kepolisian tidak bisa bekerja sendiri.
Oleh karena itu, ia mengajak para orang tua untuk lebih proaktif mengawasi pergaulan anak-anak mereka.
Tujuannya agar tidak terjerumus ke dalam aktivitas yang merugikan.
"Pengawasan lingkungan sangat krusial. Selain itu, kami juga meminta warga agar tidak segan memanfaatkan Call Center 110 apabila melihat indikasi tindak kejahatan atau keributan. Laporan yang masuk akan sangat membantu kami merespons situasi dengan cepat," tegasnya.
Ke depannya, Polresta Pati berkomitmen untuk terus merutinkan giat serupa.
Tujuannya memutus potensi gangguan sejak dini. Sehingga warga dapat beraktivitas dengan nyaman. (adr)
Editor : Admin