Plt Bupati Minta Maaf Soal Salah Ucap Pancasila, Anggota DPRD Pati Minta Masyarakat Jangan Terus Mencibir

Admin • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 13:55 WIB

 

Anggota DPRD Pati Kastomo saat berjumpa dengan Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra usai upacara HUT ke-81 Republik Indonesia.
Anggota DPRD Pati Kastomo saat berjumpa dengan Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra usai upacara HUT ke-81 Republik Indonesia.

 

PATI – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kabupaten Pati dan seluruh rakyat Indonesia terkait kekhilafannya saat membacakan sila kedua Pancasila dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Pernyataan tersebut disampaikan Chandra setelah video momen salah ucap itu beredar dan menjadi perhatian di media sosial.

Chandra menjelaskan, kesalahan tersebut terjadi ketika kondisi fisiknya sedang tidak prima. Padatnya agenda yang dijalani sejak pagi hingga malam turut memengaruhi kondisi tubuh dan konsentrasinya saat memimpin upacara.

Baca Juga: Pesan Plt Bupati di Hari Jadi ke-703 Kabupaten Pati: Pembangunan Harus Menjawab Persoalan Masyarakat

“Saat itu kondisi badan saya memang kurang sehat dan sudah keluar keringat dingin. Namun karena ini tugas di tanggal 17 Agustus, saya berusaha tetap kuat. Fisik manusia ada batasnya, hingga akhirnya konsentrasi berkurang dan terjadi kekhilafan di luar prediksi,” ujar Chandra, Selasa (17/8/2026) malam.

Ia menegaskan, salah ucap tersebut tidak dilakukan secara sengaja. Chandra menyebut peristiwa itu menjadi evaluasi bagi dirinya untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatan dan menjaga konsentrasi dalam menjalankan tugas sebagai pimpinan daerah.

“Sekali lagi saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Pati dan seluruh rakyat Indonesia. Ini menjadi pelajaran penting bagi saya untuk tetap fokus, menjaga kesehatan, dan kembali bersemangat mengawal pembangunan serta melayani masyarakat Kabupaten Pati,” katanya.

Permintaan maaf tersebut mendapat apresiasi dari Sekretaris DPC PKB yang juga Anggota DPRD Kabupaten Pati, Kastomo.

Ia menilai sikap Chandra yang terbuka meminta maaf merupakan bentuk tanggung jawab atas kekhilafan yang terjadi.

“Alhamdulillah, Pak Plt Chandra sudah memohon maaf kepada masyarakat Pati atas kesalahan dalam mengucapkan sila kedua tersebut,” kata Kastomo.

Menurut Kastomo, masyarakat perlu memahami kondisi Plt Bupati yang menjalani rangkaian agenda cukup padat selama Agustus.

Selain peringatan HUT Kemerdekaan RI, sejumlah kegiatan juga digelar dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Pati.

“Sebagai warga Pati yang berbudaya Jawa, harapannya masyarakat bisa memaafkan. Di bulan Agustus ini, selain Hari Jadi Pati juga ada HUT RI, kegiatannya sangat padat. Bapak Plt Bupati dalam sehari bisa menghadiri tiga kegiatan, sehingga saya sangat memaklumi kelelahan beliau,” ujarnya.

Kastomo juga mengimbau masyarakat tidak memperpanjang persoalan tersebut dengan mencibir atau melakukan perundungan terhadap Plt Bupati di media sosial.

Baca Juga: Jadi Amanat Perbup, Komisi B DPRD Pati Kawal Usulan Bantuan Sembako bagi Janda dan Jompo Nelayan

Ia mengajak masyarakat mengedepankan sikap saling memaafkan serta tetap menjaga penghormatan terhadap kepala daerah agar roda pemerintahan dapat berjalan dengan baik.

“Sebagai orang Jawa dan beragama, budaya kita adalah memaafkan. Harapannya ini tidak menjadi kegaduhan, mencibir, atau mem-bully Plt Bupati. Marilah kita tetap menjaga, menghormati, dan menjunjung tinggi kepala daerah kita agar beliau dapat menjalankan roda pemerintahan dengan baik serta merealisasikan program-program kemajuan bagi kesejahteraan masyarakat Pati,” pungkasnya. (aua)

Editor : Admin
anggota dprd pati kastomo salah ucap sila ke 2 pancasila pkb Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra