PATI — Nasi gandul menjadi salah satu kuliner khas Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang masih digemari masyarakat hingga saat ini. Hidangan tradisional tersebut menawarkan perpaduan rasa gurih, manis, dan aroma rempah yang khas.
Salah satu warung yang menyajikan nasi gandul adalah Nasi Gandul Romantis BP.H.S.SARDI, yang beralamat di Jl. Panunggulan No.9, Gajahmati, Kec. Pati, Kabupaten Pati, Jawa Tengah 59116, Indonesia. Warung tersebut menjadi salah satu pilihan masyarakat yang ingin menikmati nasi gandul khas Pati.
Menu utama yang ditawarkan adalah nasi gandul, berupa nasi putih yang disiram kuah gandul dan dilengkapi dengan daging sapi, jeroan, telur, atau lainnya.
Baca Juga: Ayam Pencok Kuliner Khas Grobogan, Ayamnya Dibakar Utuh, Disantap dengan Sambal Urap
Selain menu utama tersebut, warung ini juga menyediakan beberapa pilihan lauk pendamping, seperti Tempe kering, perkedel, krupuk. Pilihan tersebut dapat disesuaikan dengan selera pembeli.
Untuk harganya, satu porsi nasi gandul dibanderol mulai dari Rp 20.000 . Sementara untuk lauk tambahan, harganya berkisar RP 5.000 sampai Rp 10.000 per porsi atau sesuai jenis lauk yang dipilih.
Dalam penyajiannya, nasi putih diletakkan di atas piring yang telah diberi alas daun pisang atau samir. Setelah itu, nasi disiram dengan kuah gandul dan ditambahkan lauk pilihan pembeli.
Kuah gandul yang kaya rempah menjadi salah satu daya tarik utama hidangan ini. Perpaduan rasa gurih dan manis berpadu dengan potongan daging sehingga menghasilkan cita rasa yang menjadi ciri khas nasi gandul Pati.
Salah seorang pembeli, Pak Hadi, mengaku tertarik menikmati nasi gandul karena cita rasanya yang khas. Untuk rasa nasi gandul ini menurut saya mempunyai rasa yang cukup kuat dan unik untuk dicoba, untuk harga nya masih cukup normal,” ujar Pak Hadi.
Menurutnya, nasi gandul memiliki cita rasa yang khas dengan kuah yang gurih dan kaya rempah. Selain rasanya yang nikmat, porsi yang disajikan juga dinilai sesuai dengan harga yang dibayarkan.
Sementara itu, BP.H.S.SARDI , mengatakan usaha nasi gandul tersebut telah berjualan pada tahun 1978. Bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Pati, nasi gandul dapat menjadi salah satu pilihan untuk mengenal cita rasa khas Bumi Mina Tani.
Keberadaan warung nasi gandul tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa kuliner tradisional masih memiliki tempat di tengah berkembangnya berbagai makanan modern. Bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Pati, nasi gandul dapat menjadi pilihan untuk mengenal lebih dekat kekayaan kuliner khas Bumi Mina Tani.
Dengan cita rasa gurih dan manis, kuah kaya rempah, serta pilihan lauk yang beragam, nasi gandul menjadi salah satu kuliner khas Pati yang layak dicicipi. Harganya yang [sesuai/terjangkau] juga membuat makanan ini tetap menjadi pilihan masyarakat.
Editor : Admin