Main Wayang Orang, Chandra Dorong Kesenian Pati Masuk Sekolah untuk Perkuat Budaya Sejak Dini

Admin • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 08:51 WIB
Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra ikut main wayang orang di Pendopo Kabupaten Pati.
Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra ikut main wayang orang di Pendopo Kabupaten Pati.

PATI – Pelestarian budaya daerah dinilai perlu dimulai sejak bangku sekolah. Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mendorong kesenian dan budaya lokal diperkenalkan lebih luas kepada pelajar agar generasi muda tidak kehilangan keterikatan dengan warisan budaya daerah.

Dorongan tersebut disampaikan Chandra saat menghadiri sekaligus tampil dalam Pagelaran Seni Wayang Orang Ampak-Ampak Ngalengko di Pendopo Kabupaten Pati, Minggu (9/8/2026).

Pertunjukan itu digelar dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703 dan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Baca Juga: Kembang Joyo Jadi Ratu Semarakkan Malam Hari Jadi ke-703 Pati

Menurut Chandra, penguatan budaya tidak cukup dilakukan melalui kegiatan seremonial. Anak-anak perlu mendapatkan kesempatan untuk mempelajari seni dan budaya secara langsung agar lebih memahami sekaligus mencintai warisan daerahnya.

“Anak-anak kita harus terus belajar seni, belajar budaya, khususnya budaya Kabupaten Pati,” kata Chandra.

Dia juga mengapresiasi Komisi D DPRD Kabupaten Pati yang dinilai konsisten mendorong penyelenggaraan kegiatan kesenian di daerah. Menurutnya, dukungan tersebut penting agar keberadaan seni tradisi tetap terjaga dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Terima kasih kepada Komisi D yang terus mengupayakan agar kesenian hadir di Kabupaten Pati,” ujarnya.

Pagelaran Ampak-Ampak Ngalengko menjadi salah satu upaya menghadirkan kembali seni pertunjukan tradisional di tengah masyarakat. Selain menjadi hiburan, pertunjukan tersebut juga menjadi sarana mengenalkan cerita serta nilai-nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

Dalam pertunjukan tersebut, penonton disuguhkan kisah perjalanan tokoh yang menghadapi berbagai rintangan sebelum akhirnya kembali ke jalan yang benar.

Chandra menegaskan, kegiatan seni budaya perlu dilakukan secara berkelanjutan dan tidak berhenti pada satu pertunjukan. Menurutnya, pemerintah daerah membutuhkan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak untuk menjaga eksistensi seni tradisi di Kabupaten Pati.

“Acara-acara seperti ini harus kita dukung. Terus kita support untuk kemajuan budaya dan tradisi seni budaya Kabupaten Pati,” tegasnya.

Selain wayang orang, Chandra mengungkapkan adanya rencana pertunjukan ketoprak yang melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pati bersama anggota DPRD.

Baca Juga: Chandra: Pembangunan Pati Harus Selaras dengan Pemajuan Kebudayaan

Pertunjukan tersebut direncanakan digelar pada momentum pergantian tahun di Alun-Alun Kabupaten Pati. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan itu diharapkan dapat menjadi ruang untuk semakin mendekatkan seni tradisional kepada publik.

Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra saat tampil dalam pentas wayang orang.
Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra saat tampil dalam pentas wayang orang.

 

Chandra menilai keterlibatan pemerintah dan para pemangku kepentingan dalam kegiatan seni dapat menjadi contoh nyata dalam upaya menjaga keberlangsungan budaya lokal.

Dia berharap berbagai kegiatan tersebut mampu menumbuhkan kecintaan masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap kesenian dan budaya asli Kabupaten Pati. (aua)

Editor : Admin
wayang orang kesenian hari jadi pati Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra