Kampung Nelayan Merah Putih di Pati Belum Beroperasi, Pengelolaan dan Fasilitas Masih Dimatangkan

Andre Faidhil Falah • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 13:19 WIB
Pemetaan kampung nelayan Merah Putih di Pati. (ANDRE F/RADAR PATI)
Pemetaan kampung nelayan Merah Putih di Pati. (ANDRE F/RADAR PATI)

PATI, RADARPATI.JAWAPOS.COM – Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati hingga kini belum beroperasi.

Pemerintah masih mematangkan berbagai aspek, mulai dari sistem pengelolaan, perizinan, hingga kesiapan sarana dan prasarana agar seluruh layanan dapat berjalan optimal saat diresmikan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pati, Hadi Santosa, mengatakan saat ini fokus utama masih pada penyusunan sistem pengelolaan kawasan.

Baca Juga: PAW Anggota DPRD Pati Fraksi Golkar Masuk Tahap Akhir, Target Pelantikan Agustus 2026

Proses tersebut juga mendapat pendampingan dari tenaga yang ditugaskan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

"Masih mengurus pengelolaan Kampung Nelayan Merah Putih. Di antaranya persiapan perizinan, penggunaan sarana prasarana yang ada, dan berbagai kebutuhan lainnya," ujarnya.

Menurut Hadi, Kampung Nelayan Merah Putih dirancang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.

Berbagai fasilitas yang disiapkan meliputi unit pengolahan hasil perikanan, pusat pemasaran, layanan simpan pinjam, pelatihan bagi nelayan dan pelaku usaha pengolahan ikan, penjualan es batu, penyewaan gudang pendingin (cold storage), hingga rumah singgah.

Namun, seluruh fasilitas tersebut masih dalam tahap penyelesaian sehingga belum dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

"Belum semuanya siap. Saat ini masih dalam proses penyiapan," katanya.

Sementara itu, warga Desa Banyutowo, Nur Ahmad, menyebut pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih telah dipersiapkan sejak beberapa bulan terakhir.

Meski demikian, kawasan tersebut hingga kini belum mulai beroperasi.

"Sepertinya masih cukup lama. Setahu saya masih menunggu kesiapan sarana prasarana, termasuk ruang pendingin dan pabrik es," ujarnya.

Nur berharap seluruh fasilitas segera rampung sehingga Kampung Nelayan Merah Putih dapat segera difungsikan.

Menurutnya, keberadaan kawasan tersebut akan membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat pesisir.

Selain membuka peluang kerja baru, fasilitas yang tersedia juga diharapkan mempermudah nelayan dalam menyimpan maupun memasarkan hasil tangkapan sehingga nilai jual ikan dapat meningkat.

"Kalau sudah beroperasi, tentu ekonomi masyarakat akan bergerak. Banyak warga yang bisa bekerja, sementara nelayan juga tidak kesulitan lagi menjual atau menyimpan hasil tangkapannya," pungkasnya.

Pemerintah berharap seluruh proses persiapan dapat segera diselesaikan agar Kampung Nelayan Merah Putih di Banyutowo bisa menjadi pusat pengembangan ekonomi kelautan dan perikanan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir Kabupaten Pati.(adr/him)

 
 
 
Editor : Abdul Rochim
nelayan Pati Kampung Nelayan Merah Putih DKP Pati KNMP Pati Desa Banyutowo