
PATI – Puluhan warga Dukuh Gelur, Desa Tompegunung, Kecamatan Sukolilo, mendatangi Kantor Bupati Pati untuk menyampaikan aspirasi terkait kondisi jalan Tompegunung–Durensawit yang rusak parah dan belum mendapatkan penanganan memadai selama bertahun-tahun.
Sekitar 60 warga hadir dalam audiensi yang digelar pada Rabu (17/6/2026).
Mereka berharap pemerintah daerah segera merealisasikan pembangunan ruas jalan yang menjadi akses penting bagi masyarakat di wilayah perbatasan Kecamatan Sukolilo dan Kecamatan Kayen tersebut.
Koordinator warga, Nardi, menjelaskan bahwa jalan sepanjang kurang lebih tiga kilometer itu memiliki peran vital bagi aktivitas sehari-hari masyarakat.
Baca Juga: DPRD Dorong Alun-Alun Kembangjoyo Lebih Hidup, Soroti Pemanfaatan Anggaran Rp 10 Miliar
Selain menjadi jalur utama menuju sekolah, jalan tersebut juga digunakan warga untuk mengakses pasar, fasilitas kesehatan, serta mendukung kegiatan ekonomi lainnya.
Menurutnya, kondisi jalan yang rusak berat telah lama dikeluhkan masyarakat. Namun hingga kini belum ada perbaikan yang dirasakan secara signifikan oleh warga setempat.
Ia menilai kerusakan jalan tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan yang melintas setiap hari.
Kedatangan warga diterima langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra.
Dalam pertemuan tersebut, pemerintah daerah menyatakan akan melakukan peninjauan lapangan guna melihat secara langsung kondisi jalan yang menjadi keluhan masyarakat.
Rencananya, survei lapangan akan dilaksanakan pada 20 Juni 2026.
Warga berharap kunjungan tersebut menjadi langkah awal menuju realisasi pembangunan dan bukan sekadar agenda peninjauan semata.
Berdasarkan informasi yang beredar, Pemerintah Kabupaten Pati telah menyiapkan rencana peningkatan jalan dengan konstruksi beton.
Program tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp3 miliar dan direncanakan masuk dalam Perubahan APBD Kabupaten Pati Tahun Anggaran 2026.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada kepastian terkait waktu pelaksanaan pembangunan maupun tahapan teknis proyek tersebut.
Baca Juga: Warga Sidokerto Batasi Akses Perumahan, Tuntut Pengembang Bangun Jembatan
Saat dimintai keterangan mengenai rencana perbaikan jalan, Plt Bupati Pati mengarahkan awak media untuk memperoleh penjelasan lebih lanjut dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati.
Namun hingga audiensi berakhir, Kepala DPUTR Kabupaten Pati Riyoso belum memberikan keterangan resmi terkait kepastian anggaran maupun jadwal pelaksanaan pembangunan ruas jalan Tompegunung–Durensawit.
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret agar akses transportasi yang menjadi kebutuhan utama warga tersebut dapat segera diperbaiki dan memberikan manfaat bagi aktivitas sosial maupun perekonomian masyarakat setempat. (aua)
Editor : Abdul Rochim