Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Proses Asistensi dari KPK, Proyek Besar DPUTR Pati Masih Tahap Perencanaan

Achmad Ulil Albab • Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Proses pembongkaran trotoar lama di Jalan Panglima Sudirman oleh DPUTR Pati sedangkan pembangunan baru dianggarkan dari Kementerian Pekerjaan Umum. (ACHMAD ULIL ALBAB)
Proses pembongkaran trotoar lama di Jalan Panglima Sudirman oleh DPUTR Pati sedangkan pembangunan baru dianggarkan dari Kementerian Pekerjaan Umum. (ACHMAD ULIL ALBAB)

 

PATI – Sejumlah proyek besar di Kabupaten Pati belum masuk tahan pekerjaan kontruksi lapangan. saat ini masih dalam tahap perencanaan. Pada tahun 2026 ini ada sejumlah proyek infrastruktur berskala besar, salah satunya yang dianggarkan oleh pemerintah pusat.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Arief Wahyudi, menjelaskan jika adanya keterlambatan pelaksanaan proyek disebabkan oleh proses asistensi dan koordinasi yang masih berlangsung bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Proyek-proyek besar masih dalam proses perencanaan. Saat ini yang sudah berjalan di lapangan baru pekerjaan pembongkaran trotoar di Jalan Panglima Sudirman,” papar Arief.

Data DPUTR Pati, terdapat tiga kelompok proyek utama yang pendanaannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026.

Baca Juga: Tingkatkan Jalan Boloagung–Trimulyo, DPUTR Pati Gunakan Kombinasi Kontruksi Beton dan Aspal

Kelompok pertama mencakup pembenahan empat pasar daerah dengan total alokasi dana mencapai sekitar Rp5 miliar.

Rinciannya meliputi perbaikan Pasar Puri senilai Rp1,59 miliar, Pasar Trangkil Rp1,34 miliar, Pasar Kayen Rp1,29 miliar, dan Pasar Porda Juwana sebesar Rp756 juta.

Kedua, dilakukan rehabilitasi gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) dengan anggaran sebesar Rp1,3 miliar. Pekerjaan ini difokuskan pada perbaikan struktur atap yang mengalami kerusakan akibat usia bangunan dan serangan rayap.

Sedangkan proyek ketiga adalah penataan lingkungan dan fasilitas di RSUD Kayen yang mendapatkan dana sebesar Rp1,7 miliar.

Anggaran tersebut direncanakan digunakan untuk membangun ruang hemodialisa atau layanan cuci darah, guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, terutama yang berada di wilayah Pati bagian selatan.

Sementara itu, satu-satunya pekerjaan fisik yang sudah berjalan saat ini adalah pembongkaran trotoar di sepanjang Jalan Panglima Sudirman.

Proyek ini memiliki nilai anggaran sekitar Rp140 juta dan mulai dikerjakan sejak tanggal 18 Mei 2026. Pihak DPUTR menargetkan pekerjaan ini dapat selesai tepat waktu pada 15 Agustus 2026 sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Kalau kegiatan di DPU hanya pembongkarannya saja ini sudah proses. Untuk desain, perencanaan, dan pelaksanaan fisik pembangunan trotoar semua dari Balai Strategis Penataan Perkotaan Kementerian PU,” paparnya.

Baca Juga: VIRAL! Jalan Rusak di Kayen Ditanami Pohon Pisang, DPUTR Siapkan Perbaikan Rp 1,25 Miliar

Pembongkaran oleh DPUTR Pati berlangsung 3 bulan, 18 Mei–15 Agustus 2026. Setelah itu, konstruksi fisik dikerjakan Kementerian PUPR selama 7 bulan dengan pagu anggaran Rp18 miliar.

Pembongkaran juga melibatkan OPD lain. DLH Pati bertugas membongkar pohon, sementara Dishub Pati membongkar penerangan jalan umum.

Arief belum merinci panjang pasti trotoar yang dibongkar. Namun ia menegaskan tujuan penataan adalah menciptakan jalur pedestrian yang aman dan nyaman bagi pejalan kaki.

Diketahui trotoar di jalan utama Kota Pati ini rencananya akan ditata lebih estetik, bahkan disebut – sebut akan mirip kawasan Malioboro.

Hal ini diungkapkan Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra saat diwawancara (30/5).

“Trotoar akan direnovasi. Nantinya akan dijadikan seperti trotoar di Jalan Malioboro,” paparnya. (aua)

 

Editor : Admin
#jalan panglima sudirman pati #trotoar #dputr pati #kementerian pu