Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Polisi Libatkan Labfor Selidiki Penyebab Kebakaran Pabrik Ikan PT Dua Putra Makmur

Abdul Rochim • Sabtu, 6 Juni 2026 | 16:24 WIB

Pabrik pengolahan ikan PT Dua Putra Makmur di Pati dilalap si jago merah 

Pabrik pengolahan ikan PT Dua Putra Makmur di Pati dilalap si jago merah 

PATI – Kebakaran besar yang melanda area pabrik PT Dua Putra Makmur Tbk di Jalan Raya Pantura Pati–Juwana, Sabtu (6/6/2026), menyebabkan kerusakan cukup parah.

Berdasarkan keterangan manajemen, sekitar 70 persen area pabrik terdampak kobaran api.

Pabrik yang bergerak di bidang pengolahan hasil laut untuk kebutuhan ekspor tersebut diketahui memasok produk ke berbagai negara.

Di antaranya Jepang, Korea Selatan, dan Singapura.

Kapolsek Pati Kota Iptu Windarto mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran dari masyarakat sekitar pukul 06.00 WIB.

Baca Juga: Kebakaran Hebat PT Dua Putra Pati, Produksi Terganggu dan 70 Persen Area Pabrik Ludes

Setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal dan pengamanan lokasi.

“Kami mendapat laporan dari masyarakat sekitar pukul 06.00 WIB terkait kebakaran di PT Dua Putra Makmur Tbk. Setelah menerima informasi tersebut, kami langsung menuju lokasi kejadian,” ujar Iptu Windarto.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Kepolisian telah berkoordinasi dengan pimpinan untuk mendatangkan tim Laboratorium Forensik (Labfor) Semarang guna melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Penyebab kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan dari Labfor Semarang. Kami sudah berkoordinasi dan meminta bantuan tim Labfor untuk melakukan olah tempat kejadian perkara,” jelasnya.

Menurut keterangan pihak manajemen, dampak kebakaran cukup signifikan karena tidak hanya menghanguskan bangunan pabrik, tetapi juga merusak area produksi serta produk hasil olahan laut yang siap dipasarkan dan dikirim ke konsumen.

“Sekitar 70 persen area pabrik terbakar. Area produksi dan barang jadi yang siap kirim juga terdampak. Tentunya kondisi ini akan berpengaruh terhadap aktivitas produksi dan para karyawan,” tambahnya.

Beruntung, saat kebakaran terjadi belum ada aktivitas operasional di dalam pabrik. Karyawan belum memasuki area kerja sehingga tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

“Pagi itu pabrik belum beroperasi dan karyawan belum masuk kerja. Jadi tidak ada korban jiwa,” tegasnya.

Proses pemadaman melibatkan puluhan personel dan armada dari berbagai instansi. Selain petugas pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Pati, bantuan juga datang dari sejumlah perusahaan swasta dan daerah sekitar.

Armada pemadam dari Kabupaten Rembang dan Blora turut diterjunkan untuk membantu mengendalikan kobaran api. Selain itu, tim dari Polresta Pati, PMI Pati, PT Djarum Kudus, Garudafood, serta sejumlah perusahaan lain ikut mendukung proses pemadaman dan pendinginan.

Hingga siang hari, petugas masih fokus melakukan pemadaman di bagian belakang pabrik yang menjadi titik terparah kebakaran. Kepulan asap tebal masih terlihat menyelimuti sebagian area kompleks pabrik.

Untuk kepentingan penyelidikan, polisi telah memasang garis polisi di lokasi kejadian dan mengamankan area pabrik agar proses investigasi dapat berjalan lancar setelah api berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Peristiwa ini menjadi salah satu kebakaran terbesar yang terjadi di kawasan industri Kabupaten Pati dalam beberapa tahun terakhir. Selain menyebabkan kerusakan fisik yang luas, kebakaran juga berpotensi mengganggu aktivitas produksi perusahaan yang selama ini menjadi salah satu eksportir produk hasil laut dari wilayah Pantura Jawa Tengah. (aua)

Editor : Abdul Rochim
#kebakaran pabrik Pati #kebakaran Pantura Pati Juwana #PT Dua Putra Makmur #Labfor Semarang #pabrik pengolahan hasil laut terbakar