PATI - Suasana di Desa Tajungsari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati mendadak geger.
Hal itu setelah seorang calon pengantin wanita dilaporkan meninggalkan rumah tanpa pamit beberapa jam sebelum prosesi akad nikah digelar, Kamis (21/5).
Peristiwa tersebut dengan cepat menyebar di media sosial dan menjadi perbincangan warga setempat.
Hingga Kamis sore, aparat kepolisian masih melakukan pencarian terhadap mempelai wanita yang diketahui bernama Nayla Anik Setiyawati (19).
Nayla dijadwalkan melangsungkan pernikahan dengan calon suaminya, Muhammad Mualim (33), warga Desa Tajungsari, pada Kamis pagi pukul 09.00 WIB.
Seluruh persiapan pernikahan sebenarnya telah dilakukan sejak beberapa hari sebelumnya.
Undangan telah disebar, tenda hajatan sudah berdiri, dan keluarga kedua mempelai telah berkumpul sejak malam hari.
Namun rencana pernikahan itu mendadak batal setelah Nayla tidak ditemukan di rumahnya pada dini hari.
Kasi Humas Polresta Pati, Hafid Amin menjelaskan, keluarga pertama kali menyadari hilangnya Nayla sekitar pukul 03.00 WIB saat mendapati kamar korban dalam keadaan kosong.
“Pihak keluarga kemudian mengabarkan situasi tersebut kepada keluarga mempelai pria pada pukul 06.00,” ujarnya.
Setelah menerima kabar tersebut, keluarga calon pengantin pria memutuskan membatalkan prosesi akad nikah yang rencananya digelar dua jam kemudian.
Karena Nayla tak kunjung kembali, ibunya, Siti Munawaroh (36), bersama suaminya Sugiyanto (50), mendatangi Polsek Tlogowungu sekitar pukul 10.00 WIB untuk meminta bantuan pencarian.
Menindaklanjuti laporan itu, jajaran Polsek Tlogowungu langsung berkoordinasi dengan perangkat Desa Tajungsari guna melakukan pencarian terhadap Nayla.
“Kami dari Polsek Tlogowungu setelah mendapatkan informasi dari pihak keluarga mempelai perempuan, melakukan koordinasi dengan pihak desa. Setelah itu, kami melakukan upaya pencarian kepada Saudari Nayla,” kata Ipda Hafid Amin dalam keterangan resminya.
Hingga berita ini ditulis, polisi masih mendalami motif di balik kepergian Nayla dan belum dapat memastikan apakah peristiwa tersebut berkaitan dengan persoalan pribadi, tekanan keluarga, atau faktor lainnya.
Pihak kepolisian juga mengimbau Nayla agar segera pulang karena keluarga besar sangat mengkhawatirkan keberadaannya.
Selain itu, masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan Nayla diminta segera melapor ke kantor polisi terdekat atau menghubungi layanan 110.
“Kami mohon apabila ada masyarakat yang mengetahui keberadaan perempuan tersebut atau Saudari Nayla, kami mohon untuk diinformasikan ke kami, ke kepolisian terdekat atau menghubungi 110,” pungkasnya.
Polisi memastikan proses pencarian masih terus dilakukan dan perkembangan informasi akan disampaikan kepada publik sesuai prosedur yang berlaku. (adr)