PATI – Satreskrim Polresta Pati terus memperkuat penyidikan kasus dugaan pencabulan dengan tersangka Ashari alias Mbah Walid.
Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa total 17 saksi, termasuk saksi ahli pidana dan tim medis yang melakukan visum terhadap korban.
Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Dika Hadiyan Widya Wiratama, menyebutkan adanya kendala dalam pemeriksaan pihak keluarga.
Baca Juga: Dukun Cabul di Pati Ditangkap, Kasus Terungkap Saat Korban Hamil Empat Bulan
Anak dan istri tersangka dinilai tidak kooperatif dan terkesan menutupi kejadian.
"Keterangan mereka masih belum terbuka dan tidak mendukung pengungkapan peristiwa. Mereka masih mengelak, tidak mengakui adanya kejadian, bahkan mengaku tidak bisa menghubungi Ashari," ujar Kompol Dika.
Penyelidikan Saksi Kunci dan Kendala Korban
Selain keluarga, polisi juga mendalami peran saksi bernama Kuswandi yang membantu penangkapan tersangka.
Polisi masih menyelidiki apakah Kuswandi sekadar saksi atau memiliki keterlibatan lebih jauh dalam aksi Mbah Walid.
Di sisi lain, jumlah korban resmi belum bertambah. Polisi mengakui adanya kesulitan dalam merangkul korban lain karena banyak yang sudah menikah dan dilarang oleh pihak keluarga untuk melapor demi menjaga privasi.
Pendampingan Korban
UPTD PPA Kabupaten Pati memastikan bahwa korban yang telah melapor mendapatkan pendampingan intensif.
Kepala UPTD PPA Pati, Hartono, menegaskan pihaknya mengawal penuh proses hukum (BAP) hingga memberikan bantuan pemulihan psikologis bagi korban.