Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

PIYE LEH! Kiai Tersangka Dugaan Pencabulan Santriwati di Pati Dikabarkan Menghilang Dua Bulan Lalu

Abdul Rochim • Selasa, 5 Mei 2026 | 17:22 WIB
Kiai As diduga cabuli santriwati (ki), ponpes Ndolo Kusumo (ka).
Kiai As diduga cabuli santriwati (ki), ponpes Ndolo Kusumo (ka).

PATI – Aktivitas di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, mendadak terhenti setelah mencuat kasus dugaan pelecehan seksual terhadap santriwati. 

Hingga kini, tersangka berinisial Ashari belum berhasil diamankan dan keberadaannya masih belum diketahui.

Sejumlah warga menyebut tersangka diduga telah meninggalkan daerah tersebut dan berada di luar pulau.

Informasi yang beredar menyebut ia mengikuti seseorang yang memiliki jaringan dengan santri dari Kalimantan. 

Baca Juga: DESAK POLISI! RMI NU juga Ajak Masyarakat Kawal Kasus Asusila Ponpes Ndolo Kusumo

Namun, kabar tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya.

Pihak kepolisian disebut masih terus melakukan upaya pencarian.

Pada Senin (4/5) malam, petugas mendatangi lingkungan pondok serta rumah kerabat tersangka untuk menelusuri jejak keberadaannya.

Ketua Pemuda Tlogosari, Ahmad Nawawi, mengungkapkan bahwa tersangka sudah meninggalkan pondok sejak sekitar dua bulan lalu.

Sejak itu, aktivitas pesantren praktis berhenti total, termasuk kegiatan santri putri.

Menurutnya, tersangka terakhir kali sempat terlihat di wilayah Rejenu, Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, yang biasa menjadi lokasi aktivitas rutin spiritualnya setiap malam Senin.

Namun setelah itu, keberadaannya tidak lagi diketahui secara pasti.

Nawawi menilai lambannya penanganan kasus ini berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat.

Ia mendesak aparat kepolisian untuk segera menangkap tersangka guna mencegah kemungkinan munculnya korban baru.

Warga bahkan mengancam akan kembali menggelar aksi demonstrasi di Mapolresta Pati jika tidak ada perkembangan signifikan.

Baca Juga: KRONOLOGI Terungkapnya Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes Ndolo Kusumo Pati

Ia juga menyebut kasus ini telah mencoreng nama baik lingkungan pesantren dan Desa Tlogosari.

Bahkan sebelum kasus ini mencuat, warga mengaku telah merasa resah atas dugaan praktik pemerasan, penipuan, hingga pelecehan yang diduga terjadi di lingkungan tersebut.

Sementara itu, Polresta Pati telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi.

Tersangka resmi ditetapkan pada 28 April 2026, namun hingga kini belum dilakukan penahanan.

Kasat Reskrim Polresta Pati, Dika Hadian Widya Wiratama, menyampaikan bahwa pihaknya telah melayangkan surat pemanggilan kepada tersangka untuk menjalani pemeriksaan.

Polisi menegaskan akan melakukan penangkapan terlebih dahulu sebelum proses penahanan.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta segera melapor apabila mengetahui keberadaan tersangka.

Proses penanganan kasus, lanjutnya, tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, profesionalitas, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia. (*/him)

Editor : Abdul Rochim
#tersangka Ashari #pelecehan santriwati Pati #Ponpes Tlogosari #kasus pesantren #Polresta Pati