PATI - Pemerintah Kabupaten Pati akhirnya mulai menggelar Car Free Day (CFD) di kompleks Alun-Alun Kembangjoyo pada Minggu (26/4/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk menghidupkan kembali ruang publik sekaligus membangkitkan pusat Pedagang Kaki Lima (PKL) yang selama ini lesu.
CFD di Alun-Alun Kembangjoyo dijadwalkan rutin berlangsung setiap Minggu genap.
Baca Juga: DPRD Pati Dorong Kajian Matang untuk Museum Cagar Budaya, Ini Calon Lokasinya
Program ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Pati dalam mendorong pemulihan ekonomi lokal serta mengoptimalkan fungsi ruang terbuka bagi masyarakat.
Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra hadir langsung meninjau pelaksanaan perdana CFD tersebut.
Ia melihat antusiasme warga yang memanfaatkan kawasan itu untuk berolahraga, bersantai, berkumpul bersama keluarga, hingga menikmati aneka kuliner yang dijajakan pelaku UMKM.
Selain menjadi ruang rekreasi, kegiatan yang juga dikemas sebagai Pasar Minggu pagi ini membuka peluang besar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah untuk mempromosikan produk sekaligus meningkatkan transaksi penjualan.
Baca Juga: Selama 30 Hari TNI di Pati bakal Bangun Desa Pelosok, Ada Peningkatan, Bansos, hingga Bantuan Rumah
“Nanti bulan Mei juga kita adakan penataan di Alun-Alun Kembangjoyo, dan untuk penerangan juga akan kita lakukan pengadaan di sini,” ujar Risma Ardhi Chandra.
Menurutnya, penataan kawasan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus memperkuat daya tarik Alun-Alun Kembangjoyo sebagai pusat aktivitas masyarakat.
“Supaya Alun-Alun Kembangjoyo ini bisa ramai lagi, bisa meriah lagi, bisa menjadi tempat berkumpul keluarga, sehingga UMKM di Alun-Alun Kembangjoyo ini bisa ramai kembali,” tambahnya.
Pemkab Pati berharap upaya ini dapat menciptakan ekosistem ruang publik yang lebih tertata, aman, dan produktif sehingga memberi dampak berkelanjutan bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
Sebelumnya, kondisi Alun-Alun Kembangjoyo cukup memprihatinkan karena sepi pengunjung. Kawasan yang berada di Kelurahan Kalidoro, Kecamatan Pati tersebut hanya dihuni sekitar 22 pedagang aktif.
Jumlah itu jauh menurun dibanding sebelumnya yang pernah mencapai 360 PKL yang berjualan di lokasi tersebut.
Padahal, pembangunan kawasan Alun-Alun Kembangjoyo pada tahun 2022 menelan anggaran sekitar Rp11 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Pati.
Dengan hadirnya CFD dan rencana penataan lanjutan, pemerintah berharap kawasan ini kembali menjadi pusat keramaian warga sekaligus penggerak ekonomi lokal. (aua/him)