Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

TANAM 1.000 BIBIT POHON: Dandim Timotius Pimpin Hijaukan Pegunungan Kendeng di Pati

Abdul Rochim • Rabu, 22 April 2026 | 18:55 WIB
Dandim 0718 Pati Letkol Arm Timotius Berlian memimpin penanaman 1.000 pohon di Pegunungan Kendeng, (22/4).
Dandim 0718 Pati Letkol Arm Timotius Berlian memimpin penanaman 1.000 pohon di Pegunungan Kendeng, (22/4).

PATI - Desa Godo, Winong dipilih sebagai lokasi pelaksanaan TMMD Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati bukan tanpa alasan. 

Wilayah ini dinilai masuk kategori daerah tertinggal, terisolir, dan terluar (3T), serta berada di kawasan pinggiran Kabupaten Pati yang masih membutuhkan perhatian pembangunan.

Di wilayah Pegunungan Kendeng itu, TNI mencoba menghijaukan kembali hutan. Yakni dengan menanam 1.000-an pohon.

Baca Juga: Selama 30 Hari TNI di Pati bakal Bangun Desa Pelosok, Ada Peningkatan, Bansos, hingga Bantuan Rumah

Serangkaian acara TMMD itu dilakukan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Oleh sebab itu, pembangunan di pelosok digencarkan TNI.

Secara simbolis, TNI-Polri bersama pemerintah setempat menanam pohon di Lapangan Desa Gunungpanti, Winong. Dandim, Plt bupati, Kapolresta Pati bersama personel turut menanam secara simbolis di sana.

Dandim 0718/Pati Letkol Arm Timotius Berlian Yogi Ananto menjelaskan bahwa pemilihan lokasi TMMD memang difokuskan pada desa-desa yang berada jauh dari pusat kota.

Hal ini bertujuan untuk mendorong pemerataan pembangunan, terutama di wilayah yang selama ini masih minim infrastruktur.

Ia menegaskan bahwa TMMD menjadi salah satu solusi untuk mempercepat pembangunan di daerah terpencil.

Dengan melibatkan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, program ini diharapkan mampu menjangkau wilayah yang sulit tersentuh pembangunan secara optimal.

Selain pembangunan infrastruktur, TMMD juga membawa misi kepedulian terhadap lingkungan. Dalam rangkaian kegiatan, telah dilakukan pelepasan burung sebagai simbol pelestarian alam.

Ke depan, direncanakan pula kegiatan penghijauan dengan menanam sekitar 1.000 pohon di kawasan sekitar, khususnya di wilayah Pegunungan Kendeng.

Langkah ini dinilai penting untuk mencegah potensi bencana alam seperti longsor, sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem di kawasan tersebut. Upaya penghijauan juga menjadi bagian dari komitmen TNI dalam mendukung keberlanjutan lingkungan hidup.

Sementara itu, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra berharap ke depan pelaksanaan TMMD dapat terus diarahkan ke wilayah perbatasan, seperti Pati-Blora, Pati-Rembang, hingga Pati-Grobogan.

Menurutnya, daerah-daerah tersebut masih membutuhkan perhatian lebih dalam hal pembangunan.

Program TMMD Reguler ke-128 ini akan berlangsung selama 30 hari hingga 21 Mei 2026. Seluruh rangkaian kegiatan ditargetkan selesai tepat waktu agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat.

Melalui pendekatan pembangunan yang menyasar wilayah 3T, TMMD diharapkan mampu menjadi motor penggerak pemerataan pembangunan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah pinggiran Kabupaten Pati. (adr)

 

Editor : Abdul Rochim
#pati #TMMD Reguler #penanaman pohon #pegunungan kendeng #Kodim 0718 Pati