Dari 7.091 Hektere Lahan Sawah di Pati, yang Dapat Kuota Asuransi Hanya 929 Hektare

Abdul Rochim • Dipublikasikan Kamis, 9 April 2026 | 18:12 WIB
TENGGELAM: Petani Sukolilo berendam di area persawahannya belum lama ini.
TENGGELAM: Petani Sukolilo berendam di area persawahannya belum lama ini.

PATI – Data dari Dinas Pertaanian Kabupaten Pati menyebutkan dari 7.091 hektare lahan padi yang terendam banjir, tercatat 6.637 hektare masuk kategori puso.

Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian Dispertan Kabupaten Pati, Aldonny Nurdiansyah  menjelaskan, Kabupaten Pati mendapatkan kuota AUTP sebanyak 1.039 hektare dari Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah. 

Dari hasil verifikasi lapangan, lahan yang dinyatakan lolos diusulkan klaim puso seluas 929 hektar.

Baca Juga: NAHAS! Datangi Orkes Dangdut, Pemuda di Pati Tewas Ditusuk

“Setelah dilakukan evaluasi bersama Jasindo itu ternyata yang dapat mengusulkan klaim itu seluas 929 hektare,” jelas Aldony.

Lebih lanjut pihaknya menjelaskan, saat ini masih menunggu hasil persetujuan final dari Jasindo.

Diperkirakan nantinya ada potensi pengurangan akan tetapi tidak signifikan.

Saat ini semua tahapan proses sudah dilalui.

"Salah satunya termasuk proses verifikasi lahan, saat ini menunggu keputusan dari Jasindo, disetujui berapa hektare yang boleh mendapatkan klaim asuransi,” terang dia.

Diketahui lahan pertanian lahan pertanian padi yang lolos klaim puso akan memeroleh dana Asuransi maksimal hingga Rp 6 juta per hektare sebagai pengganti kerugian.

Baca Juga: PUPUK SUBSIDI LANGKA! Petani Hutan di Pati Sambat Pupuk Rp 230 Ribu Per Karung

Asuransi ini dimaksudkan untuk meminimalisir kerugian petani yang lahan padinya terdampak bencana banjir hingga mengakibatkan puso atau gagal panen.

Untuk bantuan asuransi tani padi ini oleh Jasindo ini akan diberikan ganti rugi uang yang ditransfer ke rekening kelompok masing-masing. (aua/him) 

Editor : Abdul Rochim
padi puso Dispertan Kabupaten Pati jasindo pati sawah terendam banjir