Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Pemkab Pati Targetkan Serap 8.500 Tenaga Kerja pada 2026

Abdul Rochim • Jumat, 3 April 2026 | 14:54 WIB

BEKERJA: Buruh menjahit garmen di PT Seijin Pati belum lama ini. (ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR PATI)
BEKERJA: Buruh menjahit garmen di PT Seijin Pati belum lama ini. (ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR PATI)

PATI — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati melalui Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Pati (Disnaker) menargetkan penyerapan tenaga kerja pada 2026 mencapai 8.500 orang.

Target ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk membantu masyarakat memperoleh pekerjaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan.

Berdasarkan data, tingkat pengangguran di Kabupaten Pati pada 2025 tercatat sebesar 3,87 persen.

Baca Juga: Kasus Campak di Pati Mencuat: Dinkes Tetapkan Status KLB, Segini Jumlah Kasusnya

Pada 2026, angka tersebut diharapkan dapat terus ditekan melalui berbagai program peningkatan kesempatan kerja.

Kepala Disnaker Pati Bambang Agus Yunianto menjelaskan bahwa jumlah pencari kerja di daerahnya masih cukup tinggi. Karena itu, penyerapan tenaga kerja terus dioptimalkan agar peluang kerja semakin terbuka luas.

Pada 2025, Disnaker menargetkan penyerapan 7.500 tenaga kerja. Namun realisasinya melampaui target dengan capaian sekitar 9.700 orang. Hasil tersebut menjadi dasar optimisme bahwa target 2026 juga berpotensi terlampaui.

Dalam proses pendataan pengangguran, Disnaker Pati turut berkoordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS).

Meski demikian, metode yang digunakan berbeda. BPS menggunakan sistem sampling.

Baca Juga: Kasus Campak di Pati Mencuat: Dinkes Tetapkan Status KLB, Segini Jumlah Kasusnya

Sedangkan Disnaker melakukan pendataan langsung ke seluruh desa dengan mencatat data pengangguran berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK).

“Kami sering berdiskusi dengan BPS, tetapi pendataan kami tidak menggunakan sampling. Disnaker melakukan survei langsung ke desa-desa hingga mendata pengangguran berdasarkan NIK,” jelas Bambang.

Evaluasi dan perencanaan terus dilakukan agar peluang kerja di Kabupaten Pati semakin meningkat serta mampu menekan angka pengangguran secara berkelanjutan. (adr)


 

 

 
 
Editor : Abdul Rochim
#penyerapan tenaga kerja Pati 2026 #lowongan kerja Pati #angka pengangguran #disnaker pati #nik