Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Banjir Terjang Desa Lumbung Mas di Pati, Terjang Jembatan hingga Longsor

Abdul Rochim • Rabu, 1 April 2026 | 12:38 WIB

Kondisi jalan di jembatan Desa Lumbung Mas Pucakwangi usai diguyur hujan lebat Senin malam (30/3). (PEMDES LUMBUNG MAS UNTUK RADAR PATI)
Kondisi jalan di jembatan Desa Lumbung Mas Pucakwangi usai diguyur hujan lebat Senin malam (30/3). (PEMDES LUMBUNG MAS UNTUK RADAR PATI)

PATI — Sebagian badan jalan dan sayap jembatan di Desa Lumbung Mas, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati, ambrol setelah diterjang banjir usai hujan lebat pada Senin malam (30/3). 

Longsoran setinggi sekitar tiga meter menyebabkan separuh badan jalan tergerus, sehingga akses warga menjadi terbatas.

Saat ini jalur tersebut hanya dapat dilalui kendaraan kecil dan sepeda motor.

Baca Juga: Isu Kenaikan BBM Bikin SPBU di Pati Diserbu, Pertamina Bilang Begini

Pantauan di lokasi pada Selasa pagi (31/3) memperlihatkan kondisi jembatan yang memprihatinkan.

Tebing penopang jembatan runtuh hingga ke dasar sungai, sementara material jalan yang longsor masih terlihat berserakan di bawahnya.

Jembatan utama penghubung antar dukuh di Desa Lumbung Mas tampak hampir terputus, dengan retakan memanjang di sisi badan jalan.

Kerusakan juga terjadi pada sayap pondasi jembatan yang tidak mampu menahan derasnya arus air saat banjir melanda kawasan tersebut.

Kondisi ini membuat struktur jembatan semakin rentan ambruk jika hujan deras kembali terjadi.

Kepala Desa Lumbung Mas, Sutik, menjelaskan ambrolnya tebing dan sayap jembatan terjadi setelah hujan deras disertai petir mengguyur wilayah itu pada Senin malam (30/3).

“Semalam ada hujan deras disertai petir, pas magrib jalan dan sayap jembatan ambrol setinggi tiga meter. Sebelumnya memang sudah retak-retak dan sempat ditambal. Namun mungkin tidak kuat menahan derasnya debit air, akhirnya ambrol,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi, warga memasang penanda darurat berupa pohon pisang di sekitar titik longsor agar pengendara lebih waspada saat melintas.

Hal ini dilakukan karena kondisi jalan semakin menyempit dan berpotensi kembali amblas.

Untuk sementara, kendaraan besar seperti truk dilarang melintasi jembatan tersebut.

Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan struktural agar akses transportasi tidak terputus total dan aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar. (aua)

 

 

Editor : Abdul Rochim
#jembatan longsor #Desa Lumbung Mas #akses jalan rusak #pati #banjir pati