Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Pos Anggaran Pasar dan Perdagangan Pati Hanya Sanggup untuk Perawatan 

Abdul Rochim • Kamis, 26 Maret 2026 | 10:28 WIB

Kondisi area dalam Pasar Puri yang memerlukan perbaikan agar lebih nyaman bagi pedagang maupun pengunjung. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR PATI)
Kondisi area dalam Pasar Puri yang memerlukan perbaikan agar lebih nyaman bagi pedagang maupun pengunjung. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR PATI)

PATI – Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pati mengeluhkan kondisi sejumlah pasar tradisional yang memerlukan penangangan optimal. Karena selama ini hanya bisa melakukan perawatan kecil saja akibat terbatasnya APBD.

“Kalau APBD berat untuk revitalisai, kemarin kita hanya perawatan saja. Tapi ya terhitung kecil. Pasar Puri saja kemarin dapat 7 jutaan. Total anggaran perawatan hanya 200 juta untuk seluruh pasar tradisional,” ungkap Kepala Disdagperin Kabupaten Pati Bhakti Juniar Isrhony.

Menurutnya, anggaran sebesar itu terbilang minim untuk perawatan pasar. Apalagi sejumlah pasar kondisinya memang memprihatinkan.

Baca Juga: Campak Mulai Merebak di Pati, Pemerintah Gencarkan Imunisasi

“Karena itu kami sangat berharap dengan bantuan dari pemerintah pusat untuk memberikan anggaran revitalisasi sejumlah pasar yang ada di Pati. Karena ya berat kalau mengandalkan APBD,. Seperti Pasar Puri itu butuh penanganan untuk talang air dan juga akses jalannya,” papar Rhony.

Diketahui saat ini Pemerintah Kabupaten Pati telah mengajukan bantuan revitalisasi pasar tradisional kepada Kementerian Perdagangan.

Proposal bantuan revitalisasi dikawal langsung oleh Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra beberapa waktu lalu saat bersilaturahmi kepada Menteri Perdagangan Budi Santoso pada awal bulan Februari kemarin. 

Diketahui total anggaran yang diajukan pemerintah daerah sebesar Rp 49 miliar untuk revitalisasi pasar tradisional di Kabupaten Pati.

Pasar tradisional yang rencananya akan direvitalisasi adalah Pasar Sleko, Puri, Winong 1, Gembong, Trangkil, Porda Juwana, dan Tayu Kulon.

“Ya kami sangat berharap bisa disetujui usulan kami, karena ini benar – benar mendesak. Kalau saya ke pasar banyak pedagang yang langsung mint aini – itu, usul ini – itu. Tapi kami prioritas,” pungkasnya. (aua)

Editor : Abdul Rochim
#perawatan #pasal #apbd pati #anggaran