PATI — Dinas Perhubungan Kabupaten Pati memastikan kesiapan sejumlah jalur alternatif guna mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026 atau Idulfitri 1447 Hijriah.
Langkah ini diambil sebagai antisipasi jika terjadi kepadatan di jalur utama.
Kepala Bidang Pengendalian Operasional (Dalops) Dishub Pati, Nita Agustiningtiyas, menjelaskan bahwa pihaknya terus menggencarkan sosialisasi pemanfaatan jalur alternatif kepada masyarakat.
Baca Juga: Tunjukkan Toleransi Antarumat: Tiga Vihara di Juwana Pati Jadi Rest Area Pemudik 2026
Untuk mengurai kemacetan di jalur Pantura, pemudik dari arah Kudus menuju Pati dapat dialihkan melalui jalur Muria menuju Kecamatan Gembong.
Sedangkan pemudik dari Pati ke Juwana disarankan melalui rute Kecamatan Pati – Wedarijaksa – Juwana.
Menurutnya, jalur alternatif di wilayah Pati selama ini belum banyak digunakan.
Sebagian besar pemudik masih memilih jalur utama karena dinilai lebih familiar dan minim hambatan.
Baca Juga: Sudah Belasan Tahun, Warga Kajen Pati Tinggalkan Takbir Keliling Demi Hindari Konflik
“Biasanya jalur alternatif digunakan oleh pemudik yang memang memiliki tujuan di wilayah tersebut. Jika hanya melintas, mayoritas tetap memilih jalur utama,” ujarnya.
Ia menambahkan, kondisi jalur alternatif saat ini relatif baik.
Hal itu tidak lepas dari perbaikan yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pati, termasuk penambalan di sejumlah titik jalan yang sebelumnya rusak.
Meski demikian, pemudik yang melintasi jalur alternatif tetap diminta untuk berhati-hati.
Pasalnya, tidak semua pengguna jalan mengetahui kondisi terkini di lapangan.
“Pemudik yang lama tidak melintas mungkin belum mengetahui perubahan kondisi jalan. Karena itu, tetap waspada dan patuhi rambu lalu lintas,” pungkasnya.
Editor : Admin