Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Baru Saja Selesai Direvitalisasi, Atap GOR Pesantenan Pati  Sudah Bocor  

Abdul Rochim • Selasa, 10 Maret 2026 | 20:21 WIB

 

DILAP: Petugas membersihkan air di lapangan GOR Pesantenan Pati. (TANGKAPAN LAYAR MEDSOS)
DILAP: Petugas membersihkan air di lapangan GOR Pesantenan Pati. (TANGKAPAN LAYAR MEDSOS)

 

PATI - Ajang kompetisi Liga Ramadan di Kabupaten Pati diwarnai insiden yang memalukan setelah kondisi Gedung Olahraga (GOR) Pesantenan mengalami kerusakan pada bagian atap.

Kebocoran yang terjadi di dalam gedung tersebut mengganggu jalannya pertandingan yang sedang berlangsung.

Peristiwa itu menjadi sorotan karena GOR Pesantenan diketahui belum lama ini telah menjalani renovasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati.

Perbaikan fasilitas olahraga tersebut menggunakan anggaran sebesar Rp 5,6 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pati.

Insiden tersebut mulai ramai diperbincangkan setelah akun Instagram **lensabola.sports** mengunggah video yang memperlihatkan kondisi lantai lapangan GOR yang basah akibat air yang menetes dari atap.

Dalam video tersebut, tampak seorang wasit ikut membersihkan genangan air di lantai lapangan agar pertandingan bisa tetap berlangsung.

Unggahan video tersebut disertai keterangan yang menyebutkan bahwa wasit harus turun tangan membersihkan lapangan karena kebocoran di GOR Pesantenan.

Video yang direkam saat pertandingan Liga Ramadan berlangsung itu pun viral di media sosial dan mendapat ratusan tanda suka dari warganet.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Arief Wahyudi, membantah adanya kebocoran pada atap GOR Pesantenan.

Ia menyatakan bahwa persoalan tersebut tidak berkaitan dengan pekerjaan yang dilakukan oleh DPUTR.

Arief menjelaskan bahwa pada kegiatan pembangunan tahun 2025, perbaikan atap GOR tidak masuk dalam rencana anggaran belanja.

Oleh karena itu, pihaknya menegaskan bahwa DPUTR tidak memiliki kewenangan terkait kondisi atap gedung tersebut.

Ia juga menambahkan bahwa perbaikan atap GOR Pesantenan terakhir kali dilakukan pada tahun 2021, ketika atap lama berbahan asbes diganti dengan material TP ondulin.

Menurutnya, untuk urusan pemeliharaan fasilitas gedung olahraga tersebut merupakan tanggung jawab instansi yang mengelola aset, yakni Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pati.

Arief menegaskan bahwa apabila terdapat kerusakan atau perawatan lanjutan, maka hal tersebut menjadi kewenangan pengelola aset yang bersangkutan. (adr/him)

Editor : Abdul Rochim
#gor pesantenan pati #atap bocor #pati #revitalisasi