PATI – Memperingati 100 Tahun Masehi Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU), Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Gabus menggelar kegiatan sosial berupa pengobatan gratis dan pembagian sembako bagi warga terdampak banjir.
Kegiatan dipusatkan di Desa Mintobasuki dan diikuti ratusan warga dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Gabus yang terdampak musibah banjir beberapa waktu lalu.
Sejak pagi hari, warga mulai berdatangan ke Balai Desa Mintobasuki untuk mengikuti layanan pengobatan gratis yang bekerja sama dengan Puskesmas Gabus 1.
Pelayanan kesehatan dimulai pukul 10.00 WIB dengan melibatkan tenaga medis yang memberikan pemeriksaan umum, konsultasi kesehatan, serta pemberian obat-obatan secara cuma-cuma.
Ketua MWC NU Gabus, Moh Sopi’i dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata NU terhadap masyarakat, khususnya mereka yang sedang menghadapi kesulitan akibat bencana banjir.
“Momentum Harlah NU ke-100 Masehi ini kami jadikan sebagai ajang untuk berbagi dan hadir di tengah masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu meringankan beban warga terdampak banjir, terutama dalam hal kesehatan dan kebutuhan pokok,” ujarnya.
Menurutnya, pascabanjir banyak warga yang mengalami gangguan kesehatan seperti gatal-gatal, demam, batuk, hingga tekanan darah tinggi.
Karena itu, layanan pengobatan gratis menjadi salah satu kebutuhan mendesak bagi masyarakat.
Selain layanan kesehatan, kegiatan juga diisi dengan doa bersama yang dilaksanakan di Masjid Al-Amin Mintobasuki.
Doa bersama dipimpin oleh Rois Syuriah MWC NU Gabus sebagai bentuk ikhtiar spiritual agar masyarakat diberikan kekuatan, kesehatan, serta dijauhkan dari musibah serupa di masa mendatang.
Usai doa bersama, panitia menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang membutuhkan.
Paket sembako tersebut berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan pangan lainnya.
Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi warga yang terdampak banjir.
Kegiatan ini turut dihadiri Rois Syuriah MWC NU Gabus KH Haizun Ni'am, jajaran pengurus NU, Badan Otonom (Banom) dan lembaga di lingkungan NU, Kepala Desa Mintobasuki, tokoh masyarakat, serta relawan yang ikut membantu jalannya acara.
Kepala Desa Mintobasuki Saryadi menyampaikan apresiasi atas inisiatif MWC NU Gabus dalam menyelenggarakan kegiatan sosial tersebut.
Ia menilai kolaborasi antara organisasi keagamaan, tenaga kesehatan, dan pemerintah desa sangat penting dalam membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.
Salah satu warga penerima manfaat mengungkapkan rasa syukur atas adanya kegiatan ini.
“Kami sangat terbantu dengan adanya pengobatan gratis dan bantuan sembako ini. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut,” tuturnya.
Melalui kegiatan sosial ini, MWC NU Gabus tidak hanya memperingati Harlah NU secara seremonial, tetapi juga menegaskan komitmen NU sebagai organisasi keagamaan yang senantiasa hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selain membantu warga terdampak banjir, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi dan memperkuat solidaritas antarwarga di Kecamatan Gabus. (amr)
Editor : Syaiful Amri