Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Plt Bupati Pati Chandra Usulkan Pembangunan Sodetan Sungai Silugonggo untuk Cegah Banjir

Achmad Ulil Albab • Kamis, 29 Januari 2026 | 14:58 WIB
Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra saat meninjau dapur umum di Juwana. (HUMAS PATI)
Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra saat meninjau dapur umum di Juwana. (HUMAS PATI)

 

PATI - Plt. Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menyoroti persoalan penumpukan sampah di aliran sungai, khususnya di bawah jembatan.

Selain sampah, keberadaan eceng gondok juga dinilai menghambat kelancaran aliran air dan berpotensi memperparah banjir saat curah hujan tinggi.

Menurut Chandra, permasalahan tersebut harus segera ditangani secara serius agar tidak menimbulkan dampak yang lebih luas.

Hal itu disampaikannya di sela-sela kegiatan penyaluran bantuan bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Jakenan dan Juwana.

“Ini harus ditangani secara serius agar tidak memperparah kondisi banjir saat curah hujan tinggi,” ujarnya.

Terkait penanganan bencana secara menyeluruh, Chandra menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pati telah mengoordinasikan para camat dan organisasi perangkat daerah (OPD) guna mempermudah pengadaan serta distribusi logistik hingga ke tingkat kecamatan dan desa.

Ia menyebutkan, saat ini penyaluran logistik dapat langsung ditransfer ke kecamatan.

Selanjutnya, pihak kecamatan diberi kewenangan untuk mengelola dan mempertanggungjawabkannya melalui bukti pengeluaran yang sesuai dengan kondisi di lapangan, sehingga operasional dapur umum dapat berjalan tepat waktu.

“Sekarang logistik bisa langsung ditransfer ke kecamatan. Kecamatan belajar mengelola dan mempertanggungjawabkan lewat nota-nota riil dari lapangan, sehingga pelayanan dapur umum bisa lebih cepat,” jelasnya.

Untuk penanganan jangka panjang, Chandra mengungkapkan rencana pembangunan sodetan Sungai Silugonggo sepanjang kurang lebih 11 kilometer dengan lebar sekitar 9 hingga 10 meter.

Rencana tersebut telah dipresentasikan kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Kementerian PUPR.

Selain itu, upaya normalisasi sungai juga mulai dilakukan tahun ini dengan menyiapkan sejumlah alat berat yang dibutuhkan.

Di sisi lain, Pemkab Pati turut mendorong upaya penghijauan di kawasan Pegunungan Kendeng yang telah dikoordinasikan bersama para kepala desa.

Sebagai bentuk dukungan pelestarian lingkungan dan mitigasi bencana, Pemkab Pati juga menyalurkan berbagai jenis bibit tanaman, seperti kopi dan alpukat, yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing desa. (aua)

Editor : Achmad Ulil Albab
#bupati pati #banjir #penumpukan sampah #sungai silugonggo #aliran sungai #Sodetan #plt bupati