Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Tetangga di Desa Slungkep Pati Mengenal Sudewo sebagai Orang yang Ringan Tangan dan Merakyat

Abdul Rochim • Rabu, 21 Januari 2026 | 20:06 WIB

 

Kediaman Bupati Pati Sudewo di RT 1 RW 3, Desa Slungkep,  Kecamatan Kayen, Pati, dalam kondisi tertutup, Rabu (21/1). (ANDRE F FALAH/ RADAR PATI)
Kediaman Bupati Pati Sudewo di RT 1 RW 3, Desa Slungkep, Kecamatan Kayen, Pati, dalam kondisi tertutup, Rabu (21/1). (ANDRE F FALAH/ RADAR PATI)

PATI - Penangkapan Bupati Pati Sudewo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengejutkan warga di lingkungan tempat tinggalnya.

Tetangga hingga pendukungnya mengaku menyayangkan peristiwa tersebut.

Sudewo selama ini dikenal sebagai sosok yang dekat dan merakyat di mata masyarakat sekitar.

Gambar Sudewo dan Istrinya, Atik Sudewo terpampang di sebuah baner depan pagar rumahnya.

Banner itu bertuliskan selamat Hari Natal dan Tahun Baru 2025/2026.

Kediaman Sudewo yang berada di RT 1 RW 3, Desa Slungkep, Kecamatan Kayen, Pati  itu nampak tertutup rapat pada Rabu (21/1).

Tidak ada aktivitas sama sekali. Tidak ada juga police line yang terpasang.

Warga pun masih berseliweran depan rumahnya, dengan begitu saja. Seolah tidak ada yang terjadi.

Padahal Sudewo ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (19/1) malam.

Politisi Gerindra itu terkena operasi tangkap tangan (KPK) lembaga antirasuah itu. Dugaannya pemerasan calon perangkat desa (caperdes).

Ketua RT 1 RW 3 Suparno mengaku syok ketika warganya itu ditangkap KPK.

”Saya kaget. Waktu itu, dikabarin teman-teman kalau Pak Sudewo ditangkap,” imbuhnya.

Awalnya ia tak percaya. Kemudian ia memantau media sosial (medsos). Ternyata benar.

”Saya melihat kabarnya di Facebook (FB). Saya menyayangkan. Padahal Pak Sudewo baik dengan tetangganya,” ucapnya.

Ia mengisahkan bagaimana Sudewo di tengah kalangan masyarakat RT 1 RW3.

Pengakuannya Sudewo itu dikenal merakyat. Sudewo juga dikenal ringan tangan alias suka menolong.

”Pak Sudewo sepekan sekali pulang ke rumah ini. Terus pagi jalan-jalan menyapa warganya. Kadang ada ibu-ibu yang nongkrong dikasih uang belanja,” ucapnya.

Di sisi lain, pendukung Sudewo (waktu pemilihan, Red) yang tak ingin sebut namanya menyayangkan apa yang dilakukan Sudewo.

Pasalnya pengisian perangkat ini terlalu terang-terangan.

”Menyayangkan. Karena ngawur. Terang-terangan,” ucapnya.

Di satu sisi juga ada janji politik yang diingkari. Yakni, pengisian perangkat desa mandiri.

”Seharusnya itu kan mandiri. Ada beberapa yang kecewa,” tandanya.

Sifat dari Sudewo juga disayangkan. Karena keangkuhannya itu sulit untuk dinego.

“Karena arogan itu. Angkuh. Sehingga banyak yang tidak suka. Mblenjani janji,” imbuhnya. (adr/him)

Baca Juga: KPK Ungkap Skema Pemerasan Bupati Pati Sudewo dalam Pengisian Jabatan Perangkat Desa

 

Editor : Abdul Rochim
#Bupati Pati Sudewo #pemerasan calon perangkat desa #Sudewo ditahan KPK #gerindra #Sudewo tersangka kasus DJKA #sudewo diperiksa kpk #kasus Sudewo Pati #kpk ott sudewo