Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Pencarian Orang Hanyut di Sungai Kedungdowo Gunungwungkal Pati Masih Nihil, Penyisiran hingga TPI Sambiroto Tayu

Achmad Ulil Albab • Minggu, 18 Januari 2026 | 11:12 WIB

 

Upaya pencarian korban yang diduga hanyut di Gunungwungkal Pati masih belum ditemukan. (DOK POLRESTA PATI)
Upaya pencarian korban yang diduga hanyut di Gunungwungkal Pati masih belum ditemukan. (DOK POLRESTA PATI)

 

PATI – Operasi pencarian korban hanyut di Sungai Kedungdowo Kecamatan Gunungwungkal belum membuahkan hasil.

Padahal penyisiran telah dilakukan tim gabungan hingga ke area TPI Sambiroto Kecamatan Tayu.

Operasi pencarian korban dipimpin oleh Polsek Gunungwungkal bersama jajaran Polresta Pati dan tim relawan.

Diketahui korban diduga hanyut ini adalah Sudi, 52, buruh tani asal Desa Perdopo.

Sejak dinyatakan hilang beberapa hari lalu, aparat kepolisian secara konsisten mengoordinasikan pencarian bersama unsur TNI, Basarnas, BPBD, relawan, serta masyarakat setempat di sepanjang aliran Sungai Kedungdowo.

“Hingga hari ini Minggu (18/1) masih belum ditemukan,” ungkap Kapolsek Gunungwungkal AKP Sukarno saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus.

Diketahui operasi terpadu telah dilakukan jajaran Polsek Gunungwungkal bersama para relawan.

Pada Sabtu (17/1) kemarin, penyisiran kembali difokuskan dari titik awal hingga muara sungai untuk memastikan tidak ada area yang terlewat.

“Kami tetap memaksimalkan pencarian bersama seluruh unsur. Metode penyisiran diperluas, dimulai dari TPI Sambiroto Kecamatan Tayu hingga ke muara sungai,” paparnya.

Ia menegaskan, keterlibatan Polri secara berkelanjutan dalam operasi pencarian ini merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya dalam penanganan musibah akibat bencana alam.

AKP Sukarno menjelaskan, tim gabungan yang terlibat terdiri dari personel Polresta Pati, Polsek Gunungwungkal, Koramil, Basarnas, BPBD, relawan, serta masyarakat sekitar.

Sinergi lintas sektor ini terus diperkuat dari hari ke hari guna meningkatkan efektivitas pencarian.

Namun demikian, hingga hari kelima pencarian, korban masih belum ditemukan.

Kendala utama di lapangan masih sama seperti hari sebelumnya, yakni arus sungai yang deras, air keruh, serta cuaca yang tidak menentu.

“Arus cukup deras dan jarak pandang terbatas masih menjadi tantangan serius. Selain itu, pendangkalan di area muara juga menyulitkan manuver perahu pencari,” jelas AKP Sukarno.

Pencarian dihentikan sementara pada pukul 17.00 WIB karena kondisi gelap dan dilanjutkan dengan apel konsolidasi untuk evaluasi.

Kepolisian memastikan operasi pencarian akan terus dilanjutkan hingga korban ditemukan.

“Selama korban belum ditemukan, kami bersama tim gabungan akan terus berupaya maksimal. Ini bentuk tanggung jawab dan komitmen kami untuk memberikan kepastian serta harapan bagi keluarga korban,” pungkas AKP Sukarno dalam rilis dari Humas Polresta Pati. (aua)

Editor : Achmad Ulil Albab
#sungai #cuaca #pati #orang hanyut #korban #relawan #gunungwungkal #Polresta Pati