PATI – Sebagian besar warga terdampak banjir di Kabupaten Pati membutuhkan bantuan makanan siap saji.
Hal ini seperti yang terjadi di Desa Sidoharjo Kecamatan Pati Kota.
“Yang dibutuhkan memang makanan, saat ini pihak pemerintah desa membuat dapur umum di balaidesa untuk menyuplai warga di tiga dukuh di desa ini. Kami setiap hari memaskan 2.000 porsi untuk sekali makan,” ungkap Anis, kepala dapur umum Desa Sidoharjo.
Dapur umum ini dibiayai oleh swadaya masyarakat dan juga dibantu sejumlah donator.
“Ada ratusan warga yang mengungsi di desa kami, karena rumah sudah tidak bisa ditempati, banjir ada yang mencapai paha orang dewasa, jadi harus mengungsi,” papar Anis.
Sementara itu Bupati Pati Sudewo mengungkapkan penanganan yang dilakukan pemerintah daerah saat ini salah satunya adalah pemenuhan kebutuhan makanan siap santap.
“Penanganan yang sifatnya langsung adalah penyediaan makanan korban banjir, kita distribusikan makanan siap saji yang lansgung ditangani pemkab ada di PMI dan juga Kemensos sentra wilayah Kabupaten Pati dibantu para relawan,” paparnya.
Saat ini pemerintah daerah telah menetapkan status tanggap bencana, oleh karena itu bencana banjir saat ini telah menjadi atensi luas.
“Alhamdulillah pemkab mendapat bantuan beras 1 ton dari BULOG, nanti akan didistribusikan melaluiui BPBD dan Dinas Sosial kepada daerah – daerah yang terdampak banjir ini,” jelasnya.
Diketahui BULOG menyalurkan bantuan TJSL berupa beras premium sebanyak total 3.000 kilogram, yang masing-masing disalurkan sebesar 1.000 kilogram ke Kabupaten Kudus, Kabupaten Pati, dan Kabupaten Jepara.
Baca Juga: Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Tilik Banjir Banjarsari Pati, Pastikan Warga Diopeni
Bantuan tersebut disalurkan melalui Posko Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat untuk kemudian didistribusikan langsung kepada masyarakat terdampak maupun dapur umum di wilayah bencana.
Lebih lanjut Bupati Sudewo mengungkapkan saat ini bencana banjir semakin meluas, karena memang faktor cuaca ekstrim. Pihaknya berharap masyarakat saling mendukung dan membantu dalam situasi bencana seperti ini. (aua)
Editor : Achmad Ulil Albab