PATI - Seorang bayi perempuan ditemukan warga di dalam tempat sampah di Perumahan Puri Baru Permai, Pati, Senin (8/12/2025), dan kini dalam kondisi stabil setelah mendapatkan perawatan medis.
Meski berat badannya di bawah standar, puluhan warga sudah menyatakan minat untuk mengadopsinya.
Kepala UPTD PA pada Dinas Sosial Kabupaten Pati, Hartono, memastikan kondisi bayi perempuan yang ditemukan warga dalam keadaan sehat.
Meski demikian, berat badan bayi yang tercatat 2,355 kilogram dinilai masih kurang.
“Berat badannya agak kurang, tapi kondisi bayi sehat,” ujarnya.
Pihak UPTD telah memberikan kebutuhan dasar bagi bayi tersebut, termasuk asupan nutrisi pendukung.
“Sudah kami berikan susu formula dan pemenuhan kebutuhan untuk bayi,” lanjut Hartono.
Saat ini, bayi tersebut masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Dinas Sosial masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian untuk mengetahui identitas orang tua dan motif pembuangan.
Terkait peluang adopsi, Hartono menyebut bahwa sudah banyak warga yang menghubungi UPTD dan menyatakan minat.
Hingga kini, sedikitnya 20 orang telah menyampaikan keinginan mengadopsi.
“Yang langsung menghubungi UPTD ada, dan ada juga yang menghubungi pihak kepolisian,” jelasnya.
Meski demikian, proses adopsi tidak dapat dilakukan secara langsung karena harus melalui prosedur resmi.
“Adopsi nanti ada bidang khusus yang menangani. Semua ada prosedurnya. Intinya, kami ingin memberikan yang terbaik bagi anak,” tegasnya.
Hartono menambahkan, calon orang tua angkat akan melalui proses seleksi ketat, termasuk verifikasi lapangan.
Hal ini dilakukan untuk memastikan bayi mendapatkan lingkungan keluarga yang layak.
“Ada aturan dan tahapan yang harus dijalankan. Harapannya, hak-hak anak tetap terpenuhi ketika proses adopsi selesai,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, warga Perumahan Puri Baru Permai, Desa Puri, Kecamatan Pati, dikejutkan dengan penemuan seorang bayi perempuan yang dibuang di tempat sampah pada Senin (8/12/2025) siang.
Bayi itu ditemukan dalam kondisi hidup oleh pemilik rumah saat hendak membuang sampah.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 14.15 WIB. Tarmini, saksi pertama, mendengar tangisan bayi dan kemudian memanggil Ketua RT Sudiran serta warga lain, termasuk seorang anggota Polri.
Saat tempat sampah dibuka, mereka menemukan bayi tersebut dan segera membawanya ke RS Mitra Bangsa Pati untuk mendapatkan penanganan medis.
Ketua RT Sudiran melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Pati Kota sekitar pukul 15.00 WIB. Polisi kemudian mengamankan lokasi, memeriksa saksi, dan melakukan olah TKP.
Dugaan sementara, bayi sengaja dibuang oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
Kapolresta Pati melalui Kapolsek Pati Kota, Iptu Heru Purnomo, membenarkan temuan bayi tersebut dan memastikan pihaknya bergerak cepat dalam penanganan kasus.
“Kami langsung merespons laporan. TKP diamankan agar setiap jejak bisa kami telusuri,” katanya.
Penyelidikan juga melibatkan Tim Inafis Polresta Pati untuk mengumpulkan bukti forensik.
“Kami libatkan Inafis untuk menemukan petunjuk yang mengarah pada pelaku,” jelasnya.
Pemeriksaan terhadap sejumlah saksi sudah dilakukan, dan kronologi kejadian mulai disusun.
“Ini menyangkut keselamatan bayi. Kami pastikan tidak akan berhenti sebelum pelaku teridentifikasi,” tegas Heru.
Ia mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait ibu bayi atau pihak yang terlibat untuk segera melapor.
“Silakan menghubungi hotline Polsek Pati Kota di 0813 9227 6502 atau call center polisi 110. Informasi warga sangat berarti,” tutupnya. (adr)
Editor : Achmad Ulil Albab