PATI – Sebuah truk pengangkut tebu mengalami patah gardan yang mengakibatkan tangki solar bocor dan bahan bakar tumpah ke jalan di kawasan Kembangjoyo, tepat di depan swalayan Jnice, Kelurahan Kalidoro, Kecamatan Pati, Selasa (4/11/2025) sore.
Kondisi jalan yang licin membuat empat pengendara sepeda motor terpeleset dan terjatuh.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 16.10 WIB ketika truk Mitsubishi Colt Diesel bernomor polisi G 9818 FZ melaju dari arah utara usai mengangkut tebu dari PG Trangkil menuju Tegal.
Gardan truk patah dan menghantam tangki solar hingga menyebabkan solar mengalir ke permukaan jalan.
Empat pengendara motor yang menjadi korban masing-masing bernama Sartini (34) warga Kalidoro, Wahyu Prasetyo (22) warga Semampir, Rohmadi (41) warga Margorejo, serta Dina Ayu (19) warga Pati Kidul. Beruntung, seluruhnya hanya mengalami luka ringan.
Warga segera melapor ke Polsek Pati Kota dan Polresta Pati. Petugas Satlantas bersama polisi setempat langsung melakukan pengamanan lokasi, mengatur arus lalu lintas.
Serta berkoordinasi dengan Damkar Pati untuk membersihkan tumpahan menggunakan air dan detergen.
Kapolsek Pati Kota, Iptu Heru Purnomo, menyampaikan bahwa penanganan dilakukan dengan cepat guna mencegah kecelakaan lain.
“Anggota langsung bergerak begitu mendapat laporan untuk memastikan area aman dan lalu lintas tetap terkendali,” jelasnya.
Sempat diderek kendaraan lain dan meninggalkan lokasi, truk beserta sopirnya kemudian ditemukan polisi di sebuah bengkel di Dukuh Cengkok, Desa Sidoharjo.
Sopir berinisial A (39), warga Tegal, langsung diamankan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.
Sekitar pukul 16.30 WIB, proses pembersihan selesai dan lalu lintas kembali normal. Para korban juga telah mendapatkan perawatan awal dan diperbolehkan pulang.
Polisi memastikan pendataan dan pemeriksaan kendaraan terus dilakukan untuk mengetahui penyebab utama kejadian serta langkah hukum yang diperlukan.
Iptu Heru juga mengingatkan pentingnya pengecekan kendaraan sebelum beroperasi, terutama untuk angkutan bermuatan berat agar tidak membahayakan pengguna jalan lain. (aua)
Editor : Achmad Ulil Albab