PATI - Pasca viral talut di jembatan ambrol di Dukuh Kudur Desa Pelemgede Pucakwangi, Komisi C DPRD Pati langsung melakukan sidak ke lokasi, Jumat (24/10).
Diketahui jembatan tersebut ambrol setelah diguyur hujan beberapa hari terakhir, padahal baru saja selesai diperbaiki.
Ketua Komisi C DPRD Pati Joni Kurnianto, mengungkapkan bahwa kondisi di lapangan ternyata lebih parah dari yang terlihat di video.
Ia bersama anggota Komisi C lainnya, yaitu Suyono, Jaza, dan Ulin Nuha, langsung turun ke lokasi untuk melihat kondisi sebenarnya.
"Selain ada longsor tadi, ambrol, terus juga mungkin penampang-penampangnya juga nanti. Dan juga penahan-penahan jembatannya ini, kami lihat juga tidak kuat kelihatannya yang dipakai kanal H-nya," jelas Joni.
Joni mengaku, DPRD Pati akan segera meminta penjelasan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terkait perencanaan pembangunan jembatan tersebut. Joni Kurnianto menyatakan kekecewaannya atas kejadian ini.
"Ya kecewa sekali, makanya kami selaku Komisi C, kita selalu mendesak DPUPR untuk menceritakan perencanaan secara detail karena yang terjadi ini, sering anggaran-anggaran besar ini perencanaannya kurang baik dan juga pengawasan saya pikir juga kurang," tegasnya.
Sementara itu Anggota Komisi C lainnya Suyono mempertanyakan sistem perencanaan dan spek kontruksi bangunan jembatan pelemgede.
Suyono menjelaskan bahwa berdasarkan pengamatannya di lapangan, talut setinggi 3 meter seharusnya memiliki fondasi yang kuat.
"Kondisi ketinggian talut yang ketinggian 3 meter, harus dasar lantai pertama itu harus 2 meter tapaknya. Itu kalau tidak pakai cor. Kalau pakai cor itu harus per 3 meter. Itu harus kasih tiang dan cakar ayam," jelasnya.
Ia menambahkan, jika konstruksi dilakukan dengan benar, jembatan seharusnya tidak mudah jebol meski diterjang air besar.
Selain itu, Suyono juga menyoroti penggunaan kanal H pada jembatan. Menurutnya, kanal H tersebut dapat menyebabkan getaran saat dilewati kendaraan, yang berpotensi merusak struktur jembatan.
"Saya tadi di atas mentul. Itu karena ada kanal H. Kalau dilewati kendaraan semuanya akan getar dan rubah," katanya.
Ia menyarankan agar jembatan menggunakan balok cor yang tebal untuk menahan getaran dan memperkuat struktur jembatan. (aua)
Editor : Achmad Ulil Albab