PATI - Pemerintah Kabupaten Pati menggelar pengambilan sumpah/ janji dan pelantikan PPPK serta pengambilan sumpah PNS di pendopo Kabupaten Pati, Selasa (30/9) pagi.
Total ada 1.047 pegawai PPPK dan dua orang PNS.
Bupati Pati Sudewo yang memimpin langsung pengambilan sumpah/janji tersebut.
"Dengan pelantikan ini sudah ada kejelasan status. Perlu disyukuri dengan cara bekerja sebaik-baiknya dalam pelayanan kepada masyarakat," jelas Bupati Sudewo usai memimpin langsung pengambilan sumpah/janji dan pelantikan PPK serta PNS.
Bupati menyebut dengan pengangkatan PPPK sebanyak 1.047 itu konsekuensinya pemerintah daerah harus membelanjakan anggaran sekitar Rp 73 miliar.
Karena itu pihaknya berharap para pegawai ini dapat bekerja dengan baik untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Itu konsekuensinya yang penting mereka dapat bekerja dengan baik," paparnya.
Lebih lanjut Bupati juga menegaskan, pihaknya juga turut memperjuangkan ratusan eks CPNS yang datanya terhapus di BKN.
Hal itu disampaikan Sudewo saat menerima aliansi R4 CPNS di ruang kerjanya, Selasa (30/9).
Menurutnya, para tenaga kerja tersebut sebelumnya pernah mengikuti seleksi CPNS, namun gagal.
Meski demikian, sebagian di antaranya sudah lama mengabdi di instansi pemerintahan.
“Sekarang ini sedang saya upayakan supaya mereka bisa masuk lagi di data PIS BKN. Mudah-mudahan dari BKN dan Menpan-RB menyetujui. Akan segera kami usulkan,” ungkap Sudewo.
Ia menambahkan, jumlah yang diperjuangkan mencapai 109 hingga 130 orang. Bahkan ada yang telah bekerja hingga lima tahun lamanya.
“Mudah-mudahan clear, disetujui. Mohon doanya, karena memang Pemerintah Kabupaten Pati membutuhkan mereka,” tegasnya.
Sementara itu Bupati Sudewo juga memastikan ribuan pegawai paruh waktu di Kabupaten Pati mendapatkan kepastian status kerja.
“Saya memberikan satu kepastian bahwa paruh waktu kami akomodir. Dan saya juga sebagai Wakil Ketua APKASI menyampaikan terima kasih kepada Ibu Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, Menpan-RB, Bu Rini, yang telah mengakomodir aspirasi kami,” ujar Sudewo.
Ia menegaskan, sebanyak 1.219 pegawai paruh waktu (R4) akan diakomodir seluruhnya.
Dengan adanya kepastian ini, diharapkan para pegawai semakin bersemangat dalam menjalankan tugas.
“Sehingga kawan-kawan paruh waktu ini ada kepastian dan tentu saja akan semangat untuk bekerjanya,” tegasnya. (aua)
Editor : Achmad Ulil Albab