Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Sejumlah Proyek Strategis Dimulai Tahun Ini

Andre Faidhil Falah • Rabu, 30 Juli 2025 | 21:12 WIB

DIBONGKAR: Pohon di jalan Pantura Pati-Kudus ditarik petugas akhir pekan lalu.
DIBONGKAR: Pohon di jalan Pantura Pati-Kudus ditarik petugas akhir pekan lalu.

PATI - Pemkab Pati tengah menggiatkan penataan ulang wilayah kota melalui berbagai proyek strategis senilai miliaran rupiah.

Mulai dari pelebaran jalan utama, pemasangan videotron, renovasi fasilitas umum, hingga penataan kabel listrik bawah tanah semua diarahkan untuk memperindah kota dan meningkatkan kenyamanan masyarakat.

Bupati Pati Sudewo menjelaskan, proyek revitalisasi Jalan Pantura akan segera dimulai.

Jalan ini menghubungkan kawasan Puri, Kecamatan Pati, hingga Tugu Bandeng, Kecamatan Margorejo.

Pembangunan akan memperlebar jalan menjadi dua lajur, masing-masing selebar 9 meter, dilengkapi taman median di tengah serta trotoar di sisi selatan dan utara masing-masing selebar 4 dan 2 meter.

“Pembangunan ini menggunakan dana bantuan dari Gubernur Jawa Tengah senilai Rp43 miliar dan ditargetkan selesai dalam empat hingga lima bulan, rampung akhir tahun 2025,” ungkap Sudewo.

Selain infrastruktur jalan, Pemkab Pati juga akan memasang dua unit videotron berukuran sekitar 4,8 x 6,8 meter.

Titik pemasangannya berada di depan Kantor Setda Pati (Alun-Alun Pati) dan di area Stadion Joyokusumo.

Videotron ini berfungsi sebagai media informasi kegiatan pemerintah sekaligus sarana hiburan publik, termasuk nonton bareng (nobar).

“Videotron ini dilengkapi sistem suara. Masyarakat bisa menikmati hiburan dan informasi secara terbuka. Ini wujud transparansi penggunaan anggaran,” kata Sudewo.

Proyek tersebut diperkirakan menelan dana sekitar Rp1,3 miliar.

Pembangunan tak berhenti di sana.

Masjid Agung Pati akan menjalani renovasi mulai Agustus dan ditutup sementara selama empat bulan untuk memastikan proses berjalan maksimal.

Revitalisasi juga akan dilakukan terhadap GOR Pesantenan, yang dijadwalkan mulai diperbaiki akhir Juli atau awal Agustus.

Sudewo menambahkan, Pati telah ditetapkan sebagai bagian dari program pengembangan kawasan strategis nasional oleh Kementerian PUPR.

Artinya, penataan menyeluruh akan dilakukan di wilayah kota, meliputi sistem drainase, trotoar, jaringan air bersih, pengelolaan limbah, serta penataan kabel listrik ke dalam tanah.

“Nantinya, tidak ada lagi kabel semrawut di udara. Semuanya ditanam di bawah tanah. Aset-aset pemerintah juga akan diubah menjadi ruang edukasi dan rekreasi,” tegasnya.

Alun-Alun Pati juga termasuk dalam proyek penataan ini.

Beberapa elemen yang dianggap mengganggu kenyamanan pejalan kaki akan dibongkar setelah peringatan Hari Kemerdekaan, 17 Agustus 2025.

Proyek tersebut bertujuan memperluas jalur pedestrian dan lintasan lari, serta diperkirakan menghabiskan dana lebih dari Rp2 miliar.

Dengan seluruh rangkaian proyek tersebut, Sudewo menegaskan komitmen Pemkab Pati untuk mempercepat transformasi kota menjadi kawasan yang lebih tertata, modern, dan ramah bagi masyarakat. (adr/nana)

Editor : Syaiful Amri
#proyek #pati #sudewo #revitalisasi #Pemkab Pati