KOTA - Komisi D DPRD Kabupaten Pati melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Puskesmas Gembong pada Jumat (13/6).
Mereka pikir puskesmas adalah gudang.
Karena kondisinya memprihatinkan.
Ketua Komisi D DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo, mengaku terkejut melihat langsung kondisi Puskesmas Gembong yang dinilainya jauh dari standar layak.
Ia bahkan mengira bangunan tersebut adalah gudang pasar, bukan fasilitas kesehatan.
“Hari ini kami dari Komisi D melakukan sidak ke Puskesmas Gembong. Terus terang kami kaget. Saya pikir ini gudang pasar, ternyata Puskesmas. Lebih kaget lagi, ternyata tanah ini masih milik desa. Dan suasananya juga sangat sumpek,” ungkap Teguh kepada wartawan.
Meski kecewa dengan kondisi fisik bangunan dan lingkungannya, Teguh memberikan apresiasi terhadap kinerja tenaga kesehatan di Puskesmas tersebut.
Menurutnya, para nakes telah berupaya maksimal menjaga kebersihan dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
“Dari sisi kebersihan dan pelayanan, kami nilai sudah bagus. Tenaga kesehatan sudah bekerja semaksimal mungkin. Sayangnya, fasilitas fisik masih sangat kurang memadai,” tambah politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu.
Ia juga menyoroti lokasi Puskesmas yang berada di depan pasar, yang dinilai kurang representatif sebagai tempat pelayanan kesehatan.
Hal ini menurutnya harus menjadi perhatian bersama, baik oleh DPRD maupun pemerintah daerah.
“Kalau letaknya di depan pasar seperti ini, saya rasa sudah waktunya jadi catatan kita bersama. Ini perlu ditindaklanjuti,” tegasnya.
Sidak tersebut diharapkan dapat menjadi pemicu perbaikan fasilitas layanan kesehatan, khususnya di Puskesmas Gembong.
Komisi D berkomitmen mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur kesehatan agar masyarakat mendapatkan layanan yang optimal dan nyaman. (adr)
Editor : Abdul Rochim