Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Tolak Keberadaan Pabrik Cor Beton, Warga Gadingrejo Pati Gelar Doa Bersama

Achmad Ulil Albab • Rabu, 14 Mei 2025 | 20:51 WIB

DOA : Forum Masyarakat Peduli Lingkungan (FMPL) Dukuh Guwo Desa Gadingrejo Kecamatan Juwana Kabupaten Pati menggelar bancaan atau berdoa bersama di punden setempat, kemarin
DOA : Forum Masyarakat Peduli Lingkungan (FMPL) Dukuh Guwo Desa Gadingrejo Kecamatan Juwana Kabupaten Pati menggelar bancaan atau berdoa bersama di punden setempat, kemarin

PATI, RADARPATI.ID - Forum Masyarakat Peduli Lingkungan (FMPL) Dukuh Guwo Desa Gadingrejo Kecamatan Juwana Kabupaten Pati menggelar bancaan atau berdoa bersama di punden setempat, kemarin.

Mereka berdoa untuk mengusir pabrik cor beton di desanya.

Doa bersama ini ikuti oleh ratusan warga Dukuh Guwo.

Mereka membawa berkat yang berisikan nasi, lauk pauk hingga sayuran.

Berkat itu dikumpulkan di Punden Mbah Gemi yang lokasinya tak jauh dari berdirinya pabrik cor beton tersebut.

Tokoh masyarakat setempat, Zainul Karim mengungkapkan bahwa bacaan ini sebagai tolak balak. Tujuannya agar pabrik cor beton itu pergi dari desanya.

"Ini acara dari warga FMPL menolak pabrik ready mix yang berdiri di sini. Kalau pabrik berdiri di sini, kesehatan kita tetap terganggu. Apalagi dekat dengan pemukiman warga," kata Karim, kemarin.

Warga mengaku resah dan geram dengan keberadaan pabrik cor beton itu.

Pasalnya, pabrik tersebut didirikan tanpa sepengetahuan warga setempat.

Karim menyebut langkah penolakan ini murni dari warga untuk memikirkan nasib anak-anak dan generasi penerusnya.

Mereka khawatir, berdirinya pabrik tersebut membuat lingkungan tercemar.

"Ini kami pikirkan untuk anak-anak generasi mendatang. Bagaimana nasibnya kalau pabrik berdiri. Debu tetap bakal banyak. Kita peduli lingkungan maka seluruh warga menolak," tegasnya.

Bahkan, warga saat ini mengaku sudah merasakan dampak kesehatan akibat berdirinya pabrik cor beton.

Selain itu, rumah warga juga sering berdebu akibat pengurukan lahan pabrik tersebut.

"Sudah ada dampak, batuk pilek, berdampak kepada pertanian. Ini khawatirnya menjadi gersang. Ini pakai oplosan semen, kalau kena seman mati tanaman," bebernya.

Sebelumnya, warga Guwo Gadingrejo juga sempat menggelar aksi dan menggeruduk pabrik tersebut.

Namun hingga kini, proses pembangunan pabrik masih dilanjutkan.

"Setelah demo pembangunan pabrik terus dilakukan. Seolah warga tidak dianggap," pungkas Karim. (aua/amr)

Editor : Syaiful Amri
#Tolak Pabrik Cor Beton #juwana #pati #doa bersama #Gadingrejo