PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menggelar rapat paripurna pada Selasa, (6/5).
Guna membahas laporan hasil pelaksanaan reses tahap pertama tahun 2025. Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Pati, Ali Badruddin.
Didampingi Wakil Ketua I Hardi dan Wakil Ketua III Suwito, serta dihadiri oleh seluruh anggota dewan.
Diharapkan hasil reses ini menjadi salah satu bahan dalam penyusunan Rancangan Akhir RKPD tahun 2026. Yang merupakan pokok-pokok pikiran DPRD Pati.
Dalam rapat tersebut, penyampaian hasil reses disampaikan secara kolektif oleh anggota DPRD, salah satunya melalui Danu Ikhsan Harischandra.
Menurut Ketua DPRD, laporan mencakup berbagai masukan dari masyarakat yang mencakup seluruh sektor, mulai dari infrastruktur, pendidikan, pemerintahan, hingga kesehatan.
“Tadi secara kolektif disampaikan. Di semua bidang ada masukan—baik infrastruktur, pendidikan, pemerintahan, kesehatan—semua disampaikan oleh anggota DPRD,” ujar Ali Badruddin.
Ia menekankan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan merupakan hasil penyerapan langsung dari masyarakat di daerah pemilihan masing-masing anggota dewan selama masa reses.
Oleh sebab itu, masukan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari RKPD Pemerintah Kabupaten Pati tahun 2026.
“Masukan ini berasal dari hasil turun langsung ke lapangan. Maka besar harapan kami, pemerintah daerah dapat memasukkannya ke dalam RKPD tahun 2026,” tambahnya.
Ali juga menyoroti pentingnya sinergi antara lembaga legislatif dan eksekutif untuk memastikan bahwa program-program yang dijalankan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Kita sama-sama dipilih oleh rakyat, sama-sama punya tanggung jawab dan program untuk rakyat. Maka perlu koordinasi agar semuanya berjalan dengan jelas dan demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pati,” pungkasnya. (aua)
Editor : Achmad Ulil Albab