Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Miris! Banyak Armada Pengangkut Sampah di Pati yang Rusak, Begini Kondisinya

Achmad Ulil Albab • Jumat, 11 April 2025 | 19:56 WIB
Petugas sedang mengangkut sampah untuk dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Kamis (10/4/2025). (DLH UNTUK RADAR KUDUS)
Petugas sedang mengangkut sampah untuk dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Kamis (10/4/2025). (DLH UNTUK RADAR KUDUS)

 

PATI - Sejumlah kendaraan pengangkut sampah di Kabupaten Pati mengalami kerusakan. Hal ini berdampak pada operasional pengangkutan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Hal itu diakui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati. Armada pengangkut sampah mengalami kendala akibat banyaknya kendaraan yang rusak.

Kepala Bidang Kebersihan Persampahan dan Pertamanan pada DLH Pati, Henri Setiawan menjelaskan, kondisi armada yang sudah tua menjadi penyebab utama seringnya terjadi kerusakan.

”Saat ini pengangkutan sampah mengalami kendala. Kendala lebih ke sarana dan prasarana pengangkutan. Karena kondisi mobil sampah sudah tua sehingga sering rusak sedangkan untuk bengkel beberapa hari masih tutup karena lebaran,” ungkap Henri Setiawan.

Lebih lanjut Henri menjelaskan, di wilayah Juwana misalnya, dari empat armada pengangkut sampah yang ada, tiga di antaranya mengalami kerusakan.

Karena bengkel tutup pada hari H Lebaran, hanya satu armada yang dapat dimaksimalkan untuk mengangkut sampah.

Kondisi ini mengakibatkan pengangkutan sampah tidak berjalan optimal. Penumpukan sampah sempat terjadi di beberapa titik akibat keterbatasan armada yang beroperasi.

”Akibat armada Pengangkut yang rusak, seperti di pasar Tayu dan Juwana sempat terjadi penumpukan sampah,” lanjut Henri.

Henri mengungkapkan, DLH Pati memiliki total 10 truk amroll atau truk pengangkut sampah.

Namun, empat di antaranya saat ini tidak dapat beroperasi karena berbagai kerusakan. Jadi tinggal 6 armada yang dapat beroperasi.

”Kalau keseluruhan kami punya armada, untuk truk amroll jumlahnya ada 10 dan ke semuanya kondisi kurang layak. Dari 10 truk amroll tersebut pada hari H lebaran tidak bisa jalan sama sekali sebanyak 4 truk, kendalanya macam-macam ada yang oli hidrolis bocor sampai sasisnya patah,” jelasnya.

Tak hanya truk amroll, DLH Pati juga memiliki delapan dump truk.

Namun, separuh dari jumlah tersebut juga mengalami kerusakan dan tidak dapat digunakan untuk mengangkut sampah.

”Untuk dump truk ada 8 armada yang melayani rutin. Dari 8 armada tersebut pas hari H ada 4 kendaraan yang tidak dapat beroperasional,” pungkasnya.

Diketahui pada masa libur lebaran kemarin volume sampah di Kabupaten Pati mengalami lonjakan signifikan. Lonjakan sampah mencapai 30 ton. Total sampah selama libur sebanyak 150 ton. (aua)

Editor : Achmad Ulil Albab
#armada pengangkut sampah #Dinas Lingkungan Hidup #pati #DLH #peningkatan volume sampah #tpa #Banyak #kondisinya hancur