Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Kapal Menumpuk di Alur Sungai Juwana, Tim Terpadu Maritim Patroli Intensif

Achmad Ulil Albab • Rabu, 26 Maret 2025 | 18:06 WIB
Tim Terpadu Maritim Juwana melakukan patroli intensif di alur Sungai Silugonggo Juwana yang padat dengan kapal penangkap ikan. (HUMAS POLRESTA PATI)
Tim Terpadu Maritim Juwana melakukan patroli intensif di alur Sungai Silugonggo Juwana yang padat dengan kapal penangkap ikan. (HUMAS POLRESTA PATI)

 


PATI – Patroli intensif di alur Sungai Silugonggo Juwana dilakukan Tim Terpadu Maritim Juwana, hal ini dilakukan untuk menjaga kelancaran lalu lintas kapal dan ketertiban tambat labuh.

Diketahui saat ini sejumlah kapal-kapal penangkap ikan sudah mulai pulang kampung menjelang lebaran, yang membuat alur Sungai Silugonggo Juwana penuh.

Patroli tim terpadu ini terdiri dari dari Satpolairud Polresta Pati dan instansi terkait.

Selain menjaga kelancaran lalu lintas kapal, patroli ini juga untuk mengedukasi para nakhoda dan pemilik kapal tentang pentingnya keselamatan pelayaran.

Kapolresta Pati melalui Kasat Polairud Polresta Pati, Kompol Hendrik Irawan, menjelaskan bahwa patroli ini merupakan respons terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di alur Sungai Silugonggo, yang merupakan urat nadi perekonomian Juwana.

"Alur sungai ini sangat vital bagi aktivitas perikanan dan pelayaran di Juwana. Oleh karena itu, kami bersama tim terpadu berupaya semaksimal mungkin untuk memastikan kelancaran dan keselamatan pelayaran selama mudik Lebaran 1446 H," jelas Kasat Polairud, Senin (24/3).

Dalam patroli tersebut, tim terpadu fokus pada beberapa aspek penting diantaranya penertiban tambat labuh kapal.

Tim memberikan imbauan kepada para nahkoda dan pemilik kapal untuk mematuhi aturan tambat labuh, guna menghindari kemacetan yang dapat menghambat aktivitas pelayaran.

Selain itu juga pencegahan bahaya kebakaran. Mengingat tingginya risiko kebakaran di kapal-kapal yang melakukan pekerjaan seperti pengelasan, tim mengedukasi para pekerja tentang pentingnya kewaspadaan dan penyediaan alat pemadam kebakaran (APAR), karung goni basah, serta alkon.

Selain itu tim terpadu mengatur parkir kapal di depan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) II, serta menertibkan kapal-kapal yang akan bongkar muatan namun belum mendapatkan nomor antrian.

Hal ini dilakukan untuk mencegah penumpukan kapal dan memastikan kelancaran aktivitas di TPI dan Kelancaran Arus Kapal di Dermaga TPI II.

“Tim menghimbau para nahkoda kapal yang telah selesai bongkar muatan untuk segera meninggalkan dermaga TPI II, agar tidak menghambat kapal-kapal lain yang akan masuk,” lanjutnya.

Selama patroli, tim menemukan adanya kemacetan di depan Pabrik Es CV. Tri Sumber Jaya Juwana, yang disebabkan oleh air surut.

Kondisi ini menyulitkan manuver kapal, sehingga menyebabkan antrean panjang. Namun, setelah air pasang sekitar pukul 14.30, tim terpadu kembali melakukan pengaturan alur sungai, dan kondisi kembali normal.

"Kami menyadari bahwa alur Sungai Silugonggo memiliki karakteristik yang unik, dengan pasang surut air yang dapat mempengaruhi kelancaran pelayaran. Oleh karena itu, kami akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencari solusi jangka panjang, guna mengatasi permasalahan ini," imbuh Kompol Hendrik Irawan. (aua)

 

Editor : Achmad Ulil Albab
#maritim #risiko kebakaran #tim terpadu #juwana #kapal penangkap ikan #Tambat Labuh #lebaran #sungai silugonggo #padat #satpolairud #Polresta Pati