PATI - Tak hanya malam hari, kepolisian juga mengamankan Pati hingga menjelang pagi. Hal itu untuk mengurangi potensi terjadinya kejahatan.
Senin (10/3) malam, Kapolresta Pati Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama ikut patroli sahur.
Ia didampingi Pejabat Utama (PJU), Kapolsek Pati Kota, serta anggota Polresta Pati mengadakan patroli sahur.
”Menjaga kondusifitas kamtibmas,” papar Kapolresta.
Tak hanya berkeliling memantau perkotaan, kepolisian juga membawa bingkisan nasi. Itu digunakan sahur bersama para pengemudi ojek online (ojol).
Patroli sahur ini bukan sekadar rutinitas. Tetapi juga wujud nyata kedekatan kepolisian dengan masyarakat.
Khususnya para pengemudi ojol yang berperan penting dalam kehidupan kota Pati.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta juga memberikan tali asih kepada para pengemudi ojol yang hadir.
"Kami ingin mempererat silaturahmi dengan para pengemudi ojol. Mereka adalah mitra kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban," ujar Andhika.
Para pengemudi ojol menyambut baik kegiatan ini dan merasa dihargai oleh kepolisian.
"Kami merasa diperhatikan dan seperti keluarga sendiri," ungkap Ruli, salah satu pengemudi ojol.
Kapolresta Pati menegaskan kegiatan itu bukti nyata kepolisian hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga bagian dari masyarakat.
"Kami ingin membangun komunikasi dan mempererat persaudaraan," tambahnya.
Di tengah kesibukan tugasnya, Kapolresta Pati dan jajarannya tetap menyempatkan diri berbagi kebersamaan dengan para pengemudi ojol.
Di samping itu, kepolisian juga melakukan beberapa pengecekan. Petugas keliling kota mengamankan jalanan.
Di sisi lain, tiap polsek juga mengamankan wilayah masing-masing. Menyisir tempat yang diduga rawan.
Sementara itu, Kabagops Polresta Pati Kompol Hendrie Suryo mengatakan, patroli rutin itu difokuskan pada tindakan-tindakan kriminal yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.
”Kami telah rutin melakukan patroli. Terutama pada malam Minggu, dengan sasaran utama balap liar, gangster, kejahatan jalanan, dan tawuran,” ujarnya.
Patroli difokuskan pada lokasi-lokasi yang sering menjadi titik rawan kriminalitas di sepanjang jalur Pantura, seperti Jalan Pati-Kudus, Jalur Lingkar Selatan (JLS), Plaza Pragolo, Tugu Bandeng, Tanjung Lingkar (TL) Ngantru, serta area yang kerap dijadikan lokasi balap liar.
Dalam kesempatan ini, petugas menyampaikan pesan kamtibmas kepada masyarakat agar waspada terhadap aksi pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan balapan liar serta menjauhi minuman keras dan narkoba. (adr/zen)
Editor : Achmad Ulil Albab