PATI, RadarPati.ID – Gandrung Sastra bersama Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi) Pati mengadakan tadarus puisi pada Kamis malam (20/2).
Acara bertajuk Gandrung Sastra #13 ini diselenggarakan di Desa Sekarjalak, Margoyoso sebagai penyambutan bulan suci Ramadan yang akan tiba dalam sepekan.
Acara ini menarik kehadiran pelajar, santri, mahasiswa, serta pegiat seni dan sastra dari berbagai daerah seperti Pati, Kudus, Jepara, Demak, hingga Rembang.
Dengan tema Ragam Warna Negeri Berpagar, kegiatan ini menjadi ajang berkumpulnya para pencinta sastra dari berbagai kalangan.
Aloet Pathi, penggagas Gandrung Sastra, menyebutkan bahwa acara ini menjadi momen penting dengan peluncuran Buletin Sastra #6, yang memuat karya-karya dari penulis di kawasan Pati Raya.
“Kami lahir di Margoyoso. Tugu Sekarjalak menjadi sampul buletin kali ini. Seluruh hasil penjualan akan digunakan untuk mendukung kegiatan Gandrung Sastra yang akan terus berjalan menyebarkan semangat sastra,” ujarnya.
Arif Khilwa, Koordinator Acara sekaligus salah satu pendiri Gandrung Sastra, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari tradisi yang telah berlangsung sejak 2012.
Ia menyebutkan acara ini tak hanya menjadi ajang pertemuan para pecinta sastra, tetapi juga simbol kebangkitan kembali pergerakan sastra di wilayah Pati Utara.
“Buletin Sastra #6 menjadi dokumentasi penting karya-karya penulis dari Pati, Kudus, Rembang, dan Jepara. Ini adalah wadah bagi para penulis muda untuk terus berkarya,” jelas Arif, yang juga menjabat sebagai Ketua Lesbumi.
Acara berlangsung meriah dengan berbagai diskusi, pembacaan puisi, dan pertunjukan seni yang memukau peserta.
Dengan tema yang diusung, kegiatan ini menghadirkan kekayaan budaya serta keindahan sastra dalam bentuk yang beragam dan penuh warna.
Peluncuran Buletin Sastra #6 diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperkenalkan karya sastra kepada masyarakat luas dan mendorong perkembangan sastra di kawasan Pati Utara dan sekitarnya. (adr/him)
Editor : Abdul Rochim