Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Dermaga Bendar di Pati Jadi Destinasi Dadakan

Abdul Rochim • Kamis, 2 Januari 2025 | 01:49 WIB

 

BERJUBEL: Warga tumplek blek di dermaga Desa Bendar, Juwana kemarin sore. (ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR PATI)
BERJUBEL: Warga tumplek blek di dermaga Desa Bendar, Juwana kemarin sore. (ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR PATI)

PATI, RadarPati.ID – Dermaga kapal di Desa Bendar, Juwana yang baru saja selesai dibangun kini berubah menjadi tempat wisata dadakan di akhir tahun.

Dermaga yang baru selesai dibangun ini menarik perhatian banyak pengunjung.

Menjelang akhir tahun lalu, area ini ramai dikunjungi warga.

Mereka menggelar tikar, bersantai, dan menikmati pemandangan kapal motor nelayan yang hilir-mudik atau bersandar di Sungai Silugonggo, Juwana. 

Selain itu, para pedagang musiman turut meramaikan suasana.

Mereka menjajakan beragam makanan dan minuman, menambah keseruan bagi pengunjung yang menikmati waktu pagi atau sore hari di dermaga tersebut. 

Puluhan kapal warna-warni tampak bersandar rapi di dermaga, menciptakan pemandangan yang memikat.

Para nelayan terlihat sibuk mempersiapkan perlengkapan melaut, sementara beberapa lainnya memanfaatkan waktu untuk beristirahat.

Di sepanjang jalan dekat dermaga, pedagang keliling berjejer menjajakan dagangan mereka, yang laris manis berkat keramaian pengunjung. 

Sejak selesai dibangun dua pekan lalu, dermaga ini berubah menjadi tempat yang ramai.

Fasilitas tambahan seperti taman bunga dan lampu-lampu di tengah jalan semakin mempercantik area tersebut, menciptakan suasana yang bersih dan indah. 

”Sudah dua minggu ini banyak pengunjung yang datang ke sini,” ujar Zainal, salah satu anak buah kapal (ABK) asal Batang.

Ia menambahkan, dermaga yang awalnya hanya digunakan untuk sandar kapal dan tempat istirahat para nelayan kini menjadi destinasi favorit bagi masyarakat.

Terutama pada sore hari sekitar pukul 17.00.

”Senang sih, jadi ada pemandangan yang berbeda. Mereka cuma main dan foto-foto, tidak mengganggu atau mengotori tempat ini,” kata Zainal. 

Puji Handayani (34), seorang pengunjung asal Winong, mengaku sengaja datang ke Dermaga Bendar setelah melihatnya viral di media sosial.

Menurutnya, tempat ini memiliki daya tarik tersendiri untuk berfoto dan diunggah ke media sosial. 

”Saya datang sore hari karena lebih teduh dan anginnya sejuk. Bersama keluarga, kami bisa menikmati keindahan dermaga di sini,” ujar Puji. 

Di sisi lain, Berdasarkan rencana induk (master plan), proyek pembangunan kolam tambat kapal di Juwana diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp 70 miliar.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Sudarno menambahkan, kawasan sekitar diproyeksikan akan menjadi lebih ramai.

Selain sebagai area tambat kapal, rencana pembangunan juga mencakup penambahan jalan di sisi dermaga.

“Awalnya jalan hanya sepanjang satu kilometer, tetapi ke depannya bisa mencapai beberapa kilometer. Dengan adanya jalan tersebut, kemungkinan akan muncul aktivitas ekonomi baru sepanjang jalur itu,” jelas Sudarno. 

Pembangunan tambatan kapal ini bertujuan untuk mengatur parkir kapal yang sering sembarangan di sepanjang sungai, yang menyebabkan aliran air terganggu.

Gangguan tersebut dapat meningkatkan risiko banjir dan rob di sekitar wilayah tersebut.

“Pemasangan tambat kapal di tepi Kali Juwana dilakukan untuk mengurangi risiko banjir dengan menata kapal-kapal yang biasanya bersandar sembarangan,” tambahnya. (adr/him)

 

Editor : Abdul Rochim
#pati #dermaga #wisata