Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Wabah Flu dan Gondongan Serang Masyarakat di Pati, Begini Kondisinya

Andre Faidhil Falah • Rabu, 27 November 2024 | 15:29 WIB

 

DICEK: Tenaga kesehatan sedang menyiapkan alat untuk mengecek pasien di salah satu klinik di Pati belum lama ini. (ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR KUDUS)
DICEK: Tenaga kesehatan sedang menyiapkan alat untuk mengecek pasien di salah satu klinik di Pati belum lama ini. (ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR KUDUS)

PATI, RadarPati.ID – Peralihan musim ini masyarakat mulai merasakah terganggunya kesehatan. Penyakit flu dan gondongan mulai ramai.

Salah satu warga Pati Galang mengaku mulai merasakan flu dan batuk belakangan ini. Gejala itu mulai dirasakannya sepekan terakhir ini.

”Mulai meriang ini. Mungkin karena cuaca. Tetangga saya malah ada yang gondongan,” imbuhnya.

Begitupula dengan warga Pati lain. Karena demam, ia terpaksa menutup warungnya dua hari ini.

Mengenai penyakit peralihan musim ini, salah satu dokter di Pati, dr. Lutfhi Primadani mengatakan, udara yang tidak menentu dan kelembaban tinggi menciptakan lingkungan ideal bagi berbagai virus untuk berkembang.

Dua penyakit yang kerap menyerang di masa ini adalah flu dan gondongan, yang dapat menimbulkan dampak serius jika tidak diantisipasi dengan baik. 

”Flu, disebabkan oleh virus influenza, merupakan infeksi pernapasan akut yang ditandai dengan gejala seperti demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, dan nyeri otot,” jelasnya.

Lanjut dia, virus ini sangat mudah menular melalui droplet dari batuk atau bersin penderita.

Meski sering dianggap ringan, komplikasi seperti pneumonia dapat mengancam kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan individu dengan penyakit kronis. 

Di waktu yang sama, kata dia, laporan peningkatan kasus gondongan perlu menjadi perhatian.

Penyakit yang disebabkan oleh virus campak Jerman ini ditandai dengan pembengkakan kelenjar parotis di bawah telinga dan rahang, disertai demam, sakit kepala, dan kelelahan.

”Gondongan dapat berujung pada komplikasi berat, seperti meningitis, ensefalitis, atau bahkan kemandulan pada pria jika tidak ditangani,” ujarnya.

Menurutnya, melindungi kesehatan selama masa peralihan musim menjadi prioritas utama.

Misalnya melakukan vaksinasi, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, gunakan masker, tutup mulut dan hidung, hingga konsumsi makanan bergisi dan istirahat yang cukup.

Pihaknya menyarankan segera konsultasikan dengan dokter jika diri sendiri maupun anggota keluarga menunjukkan gejala flu atau gondongan untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.

"Penting untuk diingat, pencegahan lebih baik daripada pengobatan. Dengan kesadaran dan upaya sederhana, kita dapat menjaga kesehatan diri dan keluarga dari ancaman penyakit di musim peralihan ini,” pungkasnya. (adr/him) 

Editor : Abdul Rochim
#pati #penyakit #droplet #gondongan #flu