PATI, RADARPATI.ID – Mantan Wakil Bupati Pati Saiful Arifin yang digadang-gadang maju sebagai calon bupati pada Pilkada 2024 ini akhirnya melabuhkan dukungannya kepada pasangan nomor urut 1 Sudewo – Chandra.
Dukungan itu secara jelas terlihat dalam unggahan video di instagram yang memperlihatkan pria yang akrab disapa Safin ini sedang dijamu makan siang di rumah Sudewo.
Dalam jamuan makan siang itu Sudewo menyuguhi menu sayur bening dengan berbagai lauk seperti pepesan, dan peyek.
Jamuan makan siang ditemani oleh tim pemenangan Sudewo, salah satunya ada sosok Sunarwi, mantan Ketua DPC PDIP Pati sekaligus mantan Ketua DPRD Pati Sunarwi.
Dalam kesempatan tersebut Sudewo tampak senang dengan kedatangan Safin. Hal itu sekaligus menegaskan dukungan Safin kepadanya di Pilkada 2024.
“Satu keistimewaan, Pak Safin datang makan bareng dengan saya. Ini menjadi nyata bukti Pak Safin dukung aku jadi bupati,” ungkap Sudewo dalam video yang dirilis di akun instagramnya satu hari yang lalu.
Diharapkan bergabungnya sosok Safin menjadikan tambah kekuatan bagi kubu Sudewo – Chandra, sehingga diharapkan dapat menang mutlak di atas 70 persen.
Sementara itu Safin menegaskan alasannya mendukung Sudewo, karena secara realistis dari semua calon yang ada hanya Sudewo yang punya kapasitas lebih.
“Tanpa mengecilkan yang lain, saya melihat secara realistis ya Sudewo yang punya kapasitas lebih. Dari segi pengalaman dan jaringan. Matang di birokrasi, sedangkan Chandra kuat di sektor swastanya karena berlatar belakang sebagai pengusaha,” ungkap Safin.
Safin yang merupakan kader PDIP memilih untuk mendukung calon lain, tidak sesuai dengan pilihan partainya.
“Pati butuh sosok yang punya kemampuan untuk ngambil uang dari pusat, baik itu uang negara atau swasta untuk pembangunan Pati. Kalau mengandalkan APBD saja tidak bisa karena kecil. Kita bisa contoh Blora lewat Pak Arif Rohman itu bagus bisa membawa program ke daerahnya untuk pembangunan,” papar pria yang dikenal sebagai pebisnis sekaligus pendiri dari Safin Pati Sports School ini.
Diketahui Safin sebelumnya gagal meraih tiket untuk menjadi calon bupati. Tiket dari PDIP sendiri jatuh untuk pasangan Wahyu – Suharyono.
Editor : Achmad Ulil Albab