PURWODADI, RADARPATI.ID – Satreskrim Polres Grobogan berhasil mengamankan pelaku pembuangan bayi perempuan di huta di Desa Tambakselo, Kecamatan Wirosari, Kamis (19/9) lalu.
Pelaku pembuang bayi merupakan orang tuanya sendiri yang masih berusia muda.
Bayi perempuan tersebut diduga dari hasil hubungan gelap dari keduanya.
Sebab, keduanya belum menikah dan masih proses pacaran. Penangkapan dua remaja ini di daerah Pati.
Baca Juga: Pemkab Kudus Berkolaborasi Tingkatkan Infrastruktur Untuk Kepentingan Publik
Keduanya kini diamankan di tahanan Mapolres Grobogan.
Laki-laki dari Ngawen dan perempuanya dari Todanan Blora.
”Infonnya lakinnya anak daerah Todanan Blora dan ceweknya anak Ngawen Blora. Sekarang ceweknya di rawat di RSUD Purwodadi karena masih pendarahan. Di tangkap di daerah Pati,” kata Kapolsek Wirosari AKP Muri.
Sesuai informasi, kata AKP Muri bayi perempuan proses kelahirannya pada hari Rabu tanggal 18 September 2024 di Puskesmas Margorejo Pati.
Setelah melahirkan bayi perempuan tersebut dibawa pasangan perempuan dan laki ini pergi ke daerah Tambakselo, Kecamatan Wirosari, Grobogan pada Kamis (19/9) lalu.
Sampai di jalan tengah hutan, orang tua bayi meninggalkan bayi perempuan di hutan dengan dibungkus kain dan dimasukan ke dalam keresek hitam.
”Sekarang masih penyelidikan. Infonya hasil hubungan gelap dari pacarnya tapi sudah dewasanfonnya,” ujarnya.
Saat ini, kondisi dari ibu bayi masih alami pendarahan. Sehingga dirawat di RSUD R Soedjati untukperawatan karena habis melahirkan. Sedangkan laki – lakinya di tahanan Mapolres Grobogan.
Sementara untuk bayi perempuan yang dibuang juga dilakukan perawatan di RSUD R Sedjati Purwodadi untuk perawatan lebih lanjut. Saat lahir diketahui bayi memiliki berat badang 2,5 kilogram dan panjang 49 centimeter.
Penangkapan dua pelaku pembuang bayi dibenarkan oleh Kepala Desa Tambakselo, Kecamatan Wirosari Sareh Joko Prasetyo.
Dia mendapatkan kabar bahwa pembuang bayi perempuan di Desa ya telah diamakan di daerah Pati.
”Iya Mas pelaku laki laki orang Ngawen, perempuan Todanan Blora. Keduanya sudah ditahan di Mapolres Grobogan dan pelaku perempuan di rawat di RSUD R Soedjati karena alami pendarahan,” terang dia.
Sebelumnya, Penemuan bayi perempuan itu, mendapatkan perhatian dari Ketua Bhayangkari Cabang Grobogan Wenny Dedy Anung.
Dia ikut menjenguk dan memberikan bantuan perawatan secara lengkap.
Wenny mengatakan, kedatangannya bersama rombongan itu untuk mengetahui kondisi bayi yang sebelumnya ditemukan warga dalam kondisi mengenaskan.
Sebelum dibawa ke RSUD Ki Ageng Selo, bayi mungil cantik tersebut ditemukan oleh warga yang sedang melintas di area hutan tersebut.
Ketika ditemukan, tubuh bayi tersebut di kerubuti semut dengan tali pusar terpotong rapi.
Bayi itu, ditemukan oleh warga dalam kondisi masih hidup di dalam tas plastikwarna hitam di area hutan petak 126 turut Desa Tambakselo, Kecamatan Wirosari, Grobogan, pada Kamis (19/9) siang.(mun)
Editor : Abdul Rochim