PATI, RADARPATI.ID - Jual-beli kendaraan tak komplit atau bodong mulai merambah di dunia maya.
Penjual terang-terangan memposting di berbagai gup Facebook (FB).
Di platform FB kini banyak grup-grup jual-beli mobil ataupun kendaraan.
Bahkan ada yang terang-terangan menamai grup dengan jual-beli motor dan mobil tak komplit.
Ada yang bermodal STNK saja. Ada juga yang tanpa surat.
Misalnya di grup jual beli motor stnk only khusus daerah Rembang, Pati dan Blora.
Warganet, bebas memposting kendaraan mereka di sana.
Entah komplet ataupun tak yang tak jelas suratnya.
Berbagai kendaraan dijual di sana.
Mulai dari Satria FU tahun 2014, Aerog tahun 2020, dan Beat tahun 2015.
Bahkan ada yang menawarkan berbagai kendaraan dengan keluaran tahun yang bervariasi.
Salah satu postingan di grup itu tertulis Beat tahun 2018, 2021, 2023 & 2020 STNK saja.
Bahkan ada nomer yang bisa dihubungi untuk bertransaksi.
Ketika ditanya mengenai fenomena itu, Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol M Alfan Armin membenarkan.
”Ohh. Itu ada (jual-beli motor bodong di FB, Red). Semarang juga ada kok,” jawabnya.
Bahkan pengalamannya ada warga dari Bogor yang mendatanginya.
Orang itu sudah cash on delivery (COD). ”Pernah dari Bogor, katanya sudah COD sama yang punya motor.
Di FB ciri-cirinya sama. Tiba-tiba datang sendiri. Banyak yang kayak gitu,” imbuhnya.
Dirinya tak bisa mengelak bahwa penadahan di Bumi Mina Tani itu ada. Cuman tak semuanya.
”Tak bisa mengelak kalau di Pati ini tidak ada. Di Pati ya ada. Cuman tak semuanya,” katanya.
Lantas bagaimana cara kepolisian menanganinya? Jawab dia, ada fungsi pencegahan, razia hingga edukasi.
”Ini negara hukum ya. Ya sebenarnya, razia di jalan, edukasi itu aja. Cuman memang penegakan hukum (ketika ada laporan, Red),” tukasnya. (adr)
Editor : Abdul Rochim