PATI, RADARPATI.ID – Pihak Polresta Pati sudah menyiapkan 1.300-an personelnya.
Pasukan itu untuk mengamankan pemilihan kepala daerah (Pilkada) November nanti.
Kapolresta Pati, Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan personelnya untuk menghadapi pilkada. Seluruh jajarannya akan disiagakan.
”Tentunya kegiatan pilkada Polresta Pati akan menerjunkan seluruh personel yang ada di Polreta Pati. Jadi semua akan dilibatkan untuk kegiatan pengamanan,” imbuhnya kemarin.
Pihaknya juga sudah menghitung jumlah personelnya. Sebanyak 1.300-an Pak Polisi nanti bersiap mengamankan pemilihan umum (Pemilu).
”Total anggota Polresta Pati 1.300-an. Semua akan dilibatkan untuk pengamanan. Baik secara langsung maupun tak langsung,” jelasnya.
Pada momen pemilu rawan terjadi konflik antar pendukung partai politik (parpol). Untuk peta titik kerawanan semua daerah di Kota Mina Tani dijadikan rawan konflik.
”Untuk di Pati sendiri daerah rawan saya rasa kita menganggap semua daerah menjadi prioritas untuk diamankan,” tuturnya.
Andhika menambahkan, meskipun daerah Bumi Mina Tani ini kategori tidak terlalu rawan, tapi perlu bersiaga. Hal ini untuk mensukseskan Pilkada yang akan datang.
”Kategorinya memang daerah tidak terlalu rawan. Tetapi tetap menjadi priporitas dalam rangka pilkada ini,” ujarnya.
Hal itu supaya bisa meminimalisasi terjadinya konflik di semua wilayah.
Di samping itu, biar tak kecolongan ketika ada pertikaian. Sehingga semua wilayah perlu dijaga pihak kepolisian.
”Kalau dipetakan semua daerah sama (memiliki potensi kerawanan, Red). Jadi kita harus betul-betul menjaga keamanan,” paparnya.
Menuju pemilu damai, pihaknya bersama forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Pati sudah berkumpul untuk menyatukan persepsi dan sinergitas dengan organisasi perangkat daerah (OPD).
Penandatanganan deklarasi pemilu damai oleh penyelenggara dan peserta Pemilu 2024 pun sudah ditaken.
Agar menuju Pemilu damai, lanjut dia, perlu menyamakan persepsi tiap stakeholder terkait. Selain itu, tujuannya untuk mempersiapkan kemampuan masing-masing stakeholder.
”Tentunya senantiasa siap untuk berkoordinasi dan berkolaborasi antar stakeholder. Ini salah satu upaya kami mewujudkan Pemilu 2024 yang aman dan sejuk,” katanya. (adr/him)
Editor : Abdul Rochim