Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Austria Tawarkan Peluang Kerja 80 Ribu Perawat, Segini Gaji Sebulan

Achmad Ulil Albab • Selasa, 16 Juli 2024 | 02:36 WIB

 

PELUANG: Perwakilan agensi dari Austria melihat standar kualifikasi calon perawat yang bisa dikirim.  (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS )
PELUANG: Perwakilan agensi dari Austria melihat standar kualifikasi calon perawat yang bisa dikirim. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS )

PATI, RADARPATI.ID – Peluang kerja sebagai perawat di Austria terbuka lebar bagi Warga Negara Indonesia (WNI).

Kebutuhannya mencapai ribuan tenaga kerja perawat, dengan gaji fantastis hingga puluhan juta rupiah per bulan.

Gaji yang ditawarkan pun tidak main-main, berkisar antara Rp 40 juta sampai Rp 70 jutaan.

Hal itu terungkap saat kunjungan perwakilan agensi tenaga kerja dari Austria, Peter Payer.

"Saya terkesan dengan apa yang saya lihat di sini. Di sini punya pelatihan tenaga kerja yang mencakup banyak bidang penting. Saya sangat berharap bisa bekerjasama dengan mereka," papar Peter.

Peter menambahkan, berdasarkan daftar dari Pemerintah Austria, ada 105 bidang pekerjaan yang butuh sangat banyak tenaga kerja.

Bidang-bidang itu mulai dari keperawatan, masseus (terapis pijat), sampai teknisi kelistrikan. Namun, untuk saat ini pihaknya berfokus pada bidang keperawatan.

"Karena kami sedang butuh banyak perawat kompeten dan berkualifikasi, saya berharap dengan kerjasama dengan (penyalur tenaga kerja) Indonesia, kami bisa mencetak perawat yang sesuai kualifikasi untuk bekerja di Austria," jelas Peter.

Peter meyakinkan bahwa Austria adalah negara yang baik sebagai tujuan untuk bekerja.

Sementara itu Direktur Operasional PT Dewi Pengayom Bangsa, Nindya Setyobudi Lestari mengungkapkan pihaknya bakal menyiapkan tenaga kerja perawat yang akan dikirim ke Austria.

"Peluang kerja di Austria saat ini yang terbuka lebar di bidang keperawatan. Mereka sangat membutuhkan perawat, hampir 80 ribu orang yang dibutuhkan," kata Direktur Operasional PT Dewi Pengayom Bangsa, Nindya Setyobudi Lestari.

Menurut dia, penyebab "krisis perawat" di Austria adalah karena generasi perawat yang masih bekerja di sana saat ini sudah tua.

Sementara generasi mudanya jarang yang tertarik bekerja sebagai perawat.

"Namun kedatangan  Peter ke sini bukan hanya menawarkan kesempatan kerja di bidang keperawatan, melainkan juga di sektor hospitality, seperti di perhotelan dan spa terapis," imbuhnya.

Lebih lanjut Nindya menjelaskan, kerjasama ini akan berkembang ke kerjasama antarperguruan tinggi dan antar-rumah sakit di Indonesia dan Austria untuk melakukan pertukaran perawat.

Nindya mengatakan, kerjasama ketenagakerjaan Indonesia-Austria ini baru kali pertama terjadi di Jawa Tengah.

Nindya menuturkan, Peter datang dalam rangka memastikan standar kualifikasi perawat di Indonesia seperti apa, untuk kemudian dicocokkan dengan standar di Austria.

"Tadi beliau juga datang ke Stikes Cendekia Kudus, kami dampingi ke sana. Beliau minta kurikulumnya. Jadi nanti tenaga kerja yang dikirim dari sini tidak bisa langsung jadi perawat utama. Untuk pemula, tahun pertama mereka dipekerjakan sebagai asisten perawat dulu," paparnya.

Sembari bekerja dan digaji sebagai asisten perawat, mereka akan mengikuti pendidikan penyetaraan lagi di Austria selama sekira satu tahun. Setelah lolos ujian penyetaraan perawat di sana, barulah mereka bisa bekerja sebagai perawat penuh.

Baik sebagai perawat di rumah sakit, panti jompo, perawat pribadi di rumah sakit, maupun perawat untuk lansia atau pasien di rumah tangga.

Pada masa penjajakan ini, kata Nindya, Peter berencana meminta  50 orang tenaga kerja untuk diberangkatkan ke Austria pada tahun pertama.

Namun, kemungkinan mereka baru bisa berangkat pada 2025 mendatang.

"Kami masih butuh waktu karena salah satu keterampilan dasar yang dibutuhkan untuk bekerja di Austria adalah penguasaan bahasa Jerman. Perlu waktu hingga 9 bulan," pungkasnya. (aua/him)

 

Editor : Abdul Rochim
#tenaga kerja #perawat #sepeda motor #gaji #indonesia #warga negara #austria