KOTA, Radar Kudus – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati mengingatkan agar masyarakat waspada terhadap potensi gempa di Sesar Pati. Dikhawatirkan terjadi korban jiwa jika lalai atau tak waspada jika terjadi gempa.
Perbincangan sesar Pati sebelumnya mencuat pada Maret lalu. Waktu itu gempa Blora dengan kekuatan 2,8 SR telah memicu sesar naik Pati.
Sementara itu, gempa berkekuatan M6,0 juga mengguncang Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Jumat (22/3) siang pukul 11.22 lalu.
Gempa ini berpusat di laut dengan titik episentrum 5.74 LS dan 112.32 BT dengan kedalaman 10 Km.
Usai gempa di Kabupaten Batang pada Minggu(7/7) lalu, sesar Pati ini menjadi perbincangan. Bahwasannya, terjadi potensi gempa di sebaran sesar Pati.
Sesar Pati ini memanjang dari Kabupaten Pati sebelah selatan ke timur menuju Blora, Rembang hingga sebagian wilayah Jawa Timur.
Sesar ini membentang dari Kabupaten Pati dan Rembang, kemudian berlanjut ke arah barat laut menuju pantai utara Jawa.
Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kabupaten Pati Martinus Budi Prasetya juga memberitahukan tentang pernyataan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Banjarnegara.
Bahwasannya ada 13 sesar aktif yang memiliki potensi gempa di Jawa Tengah. Sebanyak 13 sesar aktif tersebut seperti sesar Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Weleri, Semarang, Ungaran, Muria, Pati, Lasem, dan Grobogan.
Oleh karena itu, Martinus mengingatkan kepada masyarakat tentang potensi gempa yang ditimbulkan oleh sesar Pati.
Dirinya pun meminta masyarakat yang hidup di sekitar sesar aktif tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan. Khususnya di sekitar Pegunungan Kendeng.
Baca Juga: BPBD Jepara Lakukan Asesmen, Tiga Kecamatan Selamat Dari Kekeringan, Begini Penjelasannya
Dia juga pernah menyebut bahwa cesar Kendeng ini masih aktif. Hal itu ketika terjadi gempa di daerah Tuban yang disebabkan pergerakan sesar Kendeng.
Tak hanya itu, sesar muria ini juga aktif. Hal itu berpotensi adanya patahan atau pergerakan lempeng. Sehingga potensi gempa.
”Meski Muria bukan gunung berapi tapi aktivitas vulkanologi masih ada. Dimungkinkan ada patahan atau gempa vulkanik,” paparnya.
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat supaya mewaspadai potensi gempa di Sesar Pati ini. Supaya tak terjadi korban jiwa ketika terjadi gempa.
”Sesar Pati ini berpotensi ada pergerakan lempeng dan menimbulkan gempa. Harapannya masyarakat waspada,” imbuhnya. (adr/zen)
Editor : Abdul Rochim