Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Potensi Sport Tourism Menjanjikan, Tapi Akses ke Pati Masih Jadi Problem Utama

Achmad Ulil Albab • Senin, 1 Juli 2024 | 23:30 WIB
IKONIK : Komplek lapangan Gelora Soekarno Mojoagung Trangkil Pati menjadi daya tarik sport tourism di Bumi Mina Tani. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)
IKONIK : Komplek lapangan Gelora Soekarno Mojoagung Trangkil Pati menjadi daya tarik sport tourism di Bumi Mina Tani. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)

 


PATI, RADARPATI.ID - Sport Tourism Kabupaten Pati seharusnya bisa lebih semarak dan maju lagi.

Keberadaan Safin Pati Sports School beserta fasilitas komplek lapangan Gelora Soekarno Mojoagung, Trangkil menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat di luar Kabupaten Pati.

Beberapa klub Liga 1 bahkan pernah memakai komplek lapangan ini sebagai tempat latihan saat jeda kompetisi.

Namun akses menuju wilayah Kabupaten Pati dirasa masih membuat calon pengunjung berfikir dua kali.

Hal ini karena untuk masuk ke wilayah Pati harus menempuh perjalanan panjang dari Semarang dengan kondisi sarana dan prasarana jalan yang belum terlalu baik.

Kendala ini dirasakan betul oleh pendiri Safin Pati Spotrs School Saiful Arifin. Dirinya menyebut lagi-lagi infrastruktur ini menjadi daya saing suatu daerah.

“Orang mau datang ke Pati pasti tanya nanti turun di bandara mana, jalannya seperti apa ada jalan tol apa tidak. Andai saja ada tol langsung nyambung ke Pati pasti akan lebih banyak lagi yang datang ke sini,” ungkap Saiful Arifin.

Infrastruktur jalan di wilayah Pati Raya memang menjadi masalah tersendiri, jalur pantura yang menjadi jalur utama transportasi kerap kali macet dan banjir.

Di sisi lain saat ini Safin Pati Sports School sudah dilihat publik sebagai barometer pembinaan sepak bola usia dini di Indonesia.

“Orang bicara pembinaan sepak bola usia muda lihatnya sudah ke sini. Kita punya fasilitas bagus. Satu-satunya saat ini yang punya akademi sepak bola, satu komplek dengan lapangan latihan, sekolah dan asrama. Akademi lain yang besar-besar belum seperti ini,” lanjutnya.

Dipandang sebagai pusatnya pembinaan pemain usia muda memberikan keuntungan tersendiri.

Turnamen-turnamen yang digelar lebih banyak mendatangkan peserta.

Meningkatnya peserta berdampak pada tingkat kunjungan ke Pati, sehingga turut menggerakkan roda perkonomian di Kota Mina Tani ini.

“Kemarin di turnamen Safin Cup pesertanya banyak, pemain sendiri dan juga orang tuanya ada yang ikut. Jadi mereka bermain sambil berwisata di sini. Inilah sport tourism. Secara fasilitas pendukung juga memenuhi, seperti ketersediaan homestay dengan berbagai fasilitas yang ditawarkan oleh warga sekitar,” paparnya. (aua)

 

Editor : Achmad Ulil Albab
#akses #trangkil #pati #Safin #problem #sport tourism #wisata