Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Netizen Dinilai Perkeruh Peristiwa Nahas di Sukolilo, Begini Kata Dewan

Achmad Ulil Albab • Rabu, 19 Juni 2024 | 02:18 WIB

 

Wakil Ketua 1 DPRD Kabupaten Pati Joni Kurnianto (tengah).  (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)
Wakil Ketua 1 DPRD Kabupaten Pati Joni Kurnianto (tengah). (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)

PATI, RADARPATI.ID – Tragedi kematian seorang bos rental mobil asal Jakarta Pusat akibat aksi main hakim sendiri di Desa Sumbersoko, Sukolilo, menjadi perhatian luas.

Sejumlah pihak meminta kejadian ini, menjadi pembelajaran bersama, agar tidak terjadi lagi di kemudian hari.

Hal itu seperti yang diungkapkan Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati Joni Kurnianto.

Pihaknya juga menyesalkan banyak yang hanya menyalahkan masyarakat di Desa Sumbersoko.

Diketahui pada Kamis (6/6) pekan lalu, bos rental mobil asal Jakarta meninggal dunia usai diamuk massa di Desa Sumbersoko, Sukolilo. Sebelumnya, dia diteriaki maling oleh warga.

Padahal bos rental tersebut, hendak mengambil mobil rentalan miliknya yang tak kunjung dikembalikan penyewa.

”Sebaiknya peristiwa ini menjadi pelajaran bagi kita semua di mana saja. Karena kejadian seperti di Desa Sumbersoko, Sukolilo, itu bisa terjadi di manapun di Indonesia," kata Joni.

Untuk itu, pihaknya sangat berharap kepada masyarakat biasa maupun influencer agar bijaksana menyikapi.

Hal ini berkaca dari kondisi media sosial (medsos) saat ini, yang banyak menuduh wilayah Sukolilo, Pati, dengan macam-macam julukan negatif.

Seperti kampung bandit atau penadah. Sebab, dampaknya akan luar biasa.

”Jangan mengklaim atau menuduh Pati ini jahat. Tidak baik. Itu bisa terjadi pada daerah lain. Harusnya ini menjadi sebuah pembelajaran bagi semuanya," tegas politikus asal Partai Demokrat ini.

Pihaknya meminta agar di momen seperti ini, bisa lebih banyak menyebarkan kebaikan. Jika menuduh dengan klaim-klaim seperti di medsos. Joni menilai sama saja netizen itu jahat.

Joni juga menyayangkan masih banyak netizen yang usil dengan kejadian ini.

Seperti memberi tanda kampung bandit, kampung penadah, hingga memasang tanda jalan ditutup di Google Maps beberapa waktu lalu.

”Itu tidak baik. Justru memperkeruh suasana," keluhnya. (aua/lin)

Editor : Abdul Rochim
#Bos Rental Mobil #Sukolilo #pati